alexametrics
  • 14 korban tewas sedekah laut di Pantai Kartini ditemukan

    14 korban tewas sedekah laut di Pantai Kartini ditemukan

    Satu persatu korban perahu maut, pesta Lomban Syawalan di kawasan Perairan Pantai Kartini, Jepara, mulai ditemukan. Hingga kini, tercatat sudah ada 14 korban tewas yang berhasil ditemukan.

  • Hingga kini, korban tewas kapal Lomban Jepara 11 jiwa

    Hingga kini, korban tewas kapal Lomban Jepara 11 jiwa

    Kepolisian Daerah Jawa Tengah melansir data hingga siang ini, pukul 13.00, jumlah korban tewas akibat insiden kapal tenggelam di Jepara sebanyak 11 jiwa.

  • Kapolda Jateng: Nahkoda & pemilik kapal Lomban jadi tersangka

    Kapolda Jateng: Nahkoda & pemilik kapal Lomban jadi tersangka

    Kapolda Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Dwi Priyatno mengatakan pihak penyidik Polres Jepara menetapkan dua tersangka atas insiden kapal tenggelam di perairan Pulau Panjang, Jepara, Jawa Tengah, Kamis (15/8/2013).

  • Dua korban tenggelam di Cimanuk ditemukan

    Dua korban tenggelam di Cimanuk ditemukan

    Dua jenazah pemuda asal Kampung Cikaka, Desa Putrajawa, Kecamatan Selaawi, Usep Rahmat (18) dan Irfan (18) yang sempat dinyatakan hilang terseret arus Sungai Cimanuk, akhirnya ditemukan.

  • Ini 6 korban tenggelam kapal Lomban yang belum ditemukan

    Ini 6 korban tenggelam kapal Lomban yang belum ditemukan

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, Lulus Suprayetno, menyatakan masih ada enam nama korban tenggelam yang masih berada di perairan Pantai Kartini, Jepara.

  • Lagi, dua korban tenggelam perahu Lomban ditemukan

    Lagi, dua korban tenggelam perahu Lomban ditemukan

    Dua korban perahu Lomban maut di kawasan perairan Pantai Kartini, Jepara, kembali ditemukan. Hingga kini, Tim Search and Rescue (SAR) gabungan masih melakukan pencarian enam korban lainnya yang masih hilang.

  • Memancing, dua pemuda hanyut di Sungai Cimanuk

    Memancing, dua pemuda hanyut di Sungai Cimanuk

    Dua pemuda asal Kampung Cikaka, Desa Putrajawa, Kecamatan Selaawi, Usep Rahmat (18) dan Irfan (18) hilang terbawa arus Sungai Cimanuk.

  • Detik-detik menegangkan tenggelamnya kapal Lomban di Jepara

    Detik-detik menegangkan tenggelamnya kapal Lomban di Jepara

    Seorang korban selamat dalam insiden kapal Lomban di Jepara, Jawa Tengah (Jateng), Sukari (42), bercerita tentang detik-detik tenggelamnya kapal yang mengakibatkan banyaknya korban tewas.

  • Cerita duka keluarga korban tewas perahu Lomban Jepara

    Cerita duka keluarga korban tewas perahu Lomban Jepara

    Tak pernah terbersit dalam benak Akhyat (45), warga warga Bakalan, Kalinyamatan, Jepara,  jika anaknya, Ahmad Irfan Ramandan atau Rama yang masih berusia 5 tahun merupakan salah satu korban perahu nahas saat pesta lomban atau sedekah laut di perairan Pantai Kartini Jepara, Kamis (15/8/2013).

  • Asik memancing, 2 pemuda hanyut diseret Cimanuk

    Asik memancing, 2 pemuda hanyut diseret Cimanuk

    Dua pemuda asal Kampung Cikaka, Desa Putrajawa, Kecamatan Selaawi, Usep Rahmat (18) dan Irfan (18) hilang terbawa arus Sungai Cimanuk.

  • Berkapasitas 20 orang, perahu Lomban maut di isi 50 orang

    Berkapasitas 20 orang, perahu Lomban maut di isi 50 orang

    Hitung saja berapa korban meninggal, dirawat atau yang selamat plus nahkoda serta crew perahu itu. Angkanya jelas sudah melebihi kapasitas yang seharusnya, kata Kapolres Taslim, di Jepara.

  • Penumpang perahu Pesta Lomban hilang di Pantai Kartini

    Penumpang perahu Pesta Lomban hilang di Pantai Kartini

    Sejumlah penumpang perahu pesta Lomban Syawalan atau sedekah laut yang terbalik di sekitar kawasan Pantai Kartini, Jepara, masih pelum ditemukan. Tim gabungan, petang ini masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

  • Korban tewas sedekah laut jadi 9 orang

    Korban tewas sedekah laut jadi 9 orang

    Korban tewas perahu terbalik saat sedekah laut atau pesta lomban Syawalan, di Pantai Kartini Jepara, bertambah empat orang. Hingga kini, sudah ada sembilan korban tewas yang ditemukan.

Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak