6 Meninggal Beruntun, Pemkab Rembang Justru Berencana Terapkan AKB
Minggu, 12 Juli 2020 - 15:31 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan pria dari Kecamatan Rembang Kota dirawat sejak 5 Juli 2020. Namun keduanya mengalami keluhan hampir sama, yakni sesak napas.
“Meninggalnya Minggu dini hari tadi pukul 02.00 dan 03.00 WIB. Sebelumnya, kedua pasien mengalami keluhan sesak napas. Selama ini, pasien COVID-19 yang meninggal dunia, rata-rata mempunyai penyakit penyerta, seperti paru-paru, darah tinggi, gula, dan penyakit rentan lainnya, “ kata Arif.
Arif mengemukakan untuk 4 orang pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia, berasal dari Kecamatan Sulang 2 orang, kecamatan Sarang dan Kecamatan Rembang Kota.
“Satu sudah sempat dites swab, sedangkan tiga lainnya termasuk pasien baru, masih kami konfirmasi sudah diswab atau belum. Meski PDP, tapi pemulasaran jenazah tetap mengacu standar COVID-19, “ ujar dia.
Meski terjadi peningkatan kasus, namun menurut Arif, Pemkab Rembang tetap akan memberlakukan New Normal, dengan membuka sejumlah sektor ekonomi, mulai tanggal 15 Juli mendatang.
“Meninggalnya Minggu dini hari tadi pukul 02.00 dan 03.00 WIB. Sebelumnya, kedua pasien mengalami keluhan sesak napas. Selama ini, pasien COVID-19 yang meninggal dunia, rata-rata mempunyai penyakit penyerta, seperti paru-paru, darah tinggi, gula, dan penyakit rentan lainnya, “ kata Arif.
Arif mengemukakan untuk 4 orang pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dunia, berasal dari Kecamatan Sulang 2 orang, kecamatan Sarang dan Kecamatan Rembang Kota.
“Satu sudah sempat dites swab, sedangkan tiga lainnya termasuk pasien baru, masih kami konfirmasi sudah diswab atau belum. Meski PDP, tapi pemulasaran jenazah tetap mengacu standar COVID-19, “ ujar dia.
Meski terjadi peningkatan kasus, namun menurut Arif, Pemkab Rembang tetap akan memberlakukan New Normal, dengan membuka sejumlah sektor ekonomi, mulai tanggal 15 Juli mendatang.
Lihat Juga :