Jenazah WNI Dalam Frezer di Kapal China Ternyata Tewas Dianiaya
Sabtu, 11 Juli 2020 - 00:24 WIB
loading...
A
A
A
Dirkrimum Polda Kepri kombes Pol Arie Darmanto mengatakan, dari keterangan saksi, penyidik sementara menetapkan satu tersangka yakni S warga negara China yang merupakan mandor kapal ikan berbendera China tersebut.
"S diketahui kerap menyiksa korban Hasan yang berujung tewasnya korban. Dari hasil visum diketahui korban meninggal dunia akibat penganiayaan, ditemukan banyak luka lebam akibat benda tumpul di bagian kepala, dada, punggung dan pinggang," pungkasnya. (Baca: Kapal China Simpan Jenazah Seorang WNI di Dalam Frezer).
Sebelumnya, TNI AL bersama Polair Polda Kepri mengamankan dua kapal ikan berbendera China di Perairan Pulau Nipah.
Dua kapal nelaya yakni Lu Huang Yuan Yu 118 dan Lu Huang Yuan Yu 117 ini sebelumnya dilaporkan oleh keluarga salah seorang ABK terkait penganiayaan. Saat digeledah, petugas menemukan jenazah Hasan Afriadi, ABK asal Lampung yang disimpan di dalam lemari pendingin ikan.
"S diketahui kerap menyiksa korban Hasan yang berujung tewasnya korban. Dari hasil visum diketahui korban meninggal dunia akibat penganiayaan, ditemukan banyak luka lebam akibat benda tumpul di bagian kepala, dada, punggung dan pinggang," pungkasnya. (Baca: Kapal China Simpan Jenazah Seorang WNI di Dalam Frezer).
Sebelumnya, TNI AL bersama Polair Polda Kepri mengamankan dua kapal ikan berbendera China di Perairan Pulau Nipah.
Dua kapal nelaya yakni Lu Huang Yuan Yu 118 dan Lu Huang Yuan Yu 117 ini sebelumnya dilaporkan oleh keluarga salah seorang ABK terkait penganiayaan. Saat digeledah, petugas menemukan jenazah Hasan Afriadi, ABK asal Lampung yang disimpan di dalam lemari pendingin ikan.
(nag)
Lihat Juga :