Hasil Otopsi Korban Tewas Miras Oplosan Blitar Akibat Keracunan
Jum'at, 10 Juli 2020 - 17:46 WIB
loading...
Korban tewas miras soplosan di Blitar, dipastikan karena mengalami keracunan. Foto/iNews TV/Robby Ridwan
A
A
A
BLITAR - Keracunan atau intoksikasi diduga menjadi penyebab kematian Slamet (40) dan Gun alias Londo (42), dua warga Kabupaten Blitar, yang tewas usai berpesta minuman keras (miras).
(Baca juga: Tegak Miras Oplosan, 2 Warga Blitar Tewas Beruntun )
Dalam otopsi, pada lambung, pankreas dan liver keduanya ditemukan cairan berwarna hitam dengan aroma menyengat. "Penyebab kematian intoksinasi atau keracunan zat tertentu," ujar Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela kepada wartawan, Jumat (10/7/2020).
Cairan hitam yang diduga miras oplosan yang ditenggak tersebut, memicu kerusakan fungsi organ dalam (liver dan ginjal) kedua korban lebih parah. Sebelum tewas Slamet yang merupakan warga Kecamatan Sanan Kulon, mengalami gejala keracunan.
Begitu juga dengan Gun warga Kecamatan Ponggok. Hanya selisih jam, keduanya sama sama menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. "Organ dalam kedua korban mengalami kerusakan," tambah Leonard Sinambela.
(Baca juga: Tegak Miras Oplosan, 2 Warga Blitar Tewas Beruntun )
Dalam otopsi, pada lambung, pankreas dan liver keduanya ditemukan cairan berwarna hitam dengan aroma menyengat. "Penyebab kematian intoksinasi atau keracunan zat tertentu," ujar Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela kepada wartawan, Jumat (10/7/2020).
Cairan hitam yang diduga miras oplosan yang ditenggak tersebut, memicu kerusakan fungsi organ dalam (liver dan ginjal) kedua korban lebih parah. Sebelum tewas Slamet yang merupakan warga Kecamatan Sanan Kulon, mengalami gejala keracunan.
Begitu juga dengan Gun warga Kecamatan Ponggok. Hanya selisih jam, keduanya sama sama menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. "Organ dalam kedua korban mengalami kerusakan," tambah Leonard Sinambela.
Lihat Juga :