Kisah Kerajaan Bali Jadi Korban Pertama Sumpah Palapa yang Digaungkan Gajah Mada

Senin, 12 Desember 2022 - 05:46 WIB
loading...
A A A
Atas izin sang raja, kemudian Gajah Mada diperkenankan untuk menghadap ke istana. Dihadapan Raja Bali, Gajah Mada menyampaikan maksud kedatangannya, dan menyerahkan surat dari Ratu Tribhuwana Tunggadewi, yang isinya sang ratu menginginkan persahabatan dengan Raja Bali dengan mempersembahkan seorang putri Majapahit untuk dinikahi Kebo Iwa.

Baca juga: Keren! Pasar BongTempat Legendaris yang Disulap JadiNight Shopping

Melihat isi surat tersebut, Raja Bali sangat gembira hatinya. Sementara Kebo Iwa yang setia terhadap rajanya, memohon petunjuk dan persetujuan kepada raja, atas adanya tawaran dari Majapahit tersebut.

Raja Bali menyetujui permintaan Majapahit, tanpa rasa curiga. Gajah Mada bersama Kebo Iwa kemudian mohon pamit kepada Raja Bali untuk ke Majapahit. Mereka berjalan mengarah ke selatan menuju pesisir pantai. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan mengarungi lautan.

Ketika sampai di tengah lautan, tiba-tiba Kebo Iwa terjatuh dan masuk ke dalam lautan. Hal tersebut memang telah direncanakan sebelumnya oleh Gajah Mada untuk menyingkirkannya. Akan tetapi, berkat kesaktian yang dimilikinya, Kebo Iwa mampu berenang menyusul Gajah Mada.

Setelah menempuh perjalanan yang panjang, akhirnya sampailah di Pantai Banyuwangi. Di sana mereka mampir di rumah Raden Arya. Keesokan harinya Gajah Mada melanjutkan perjalanannya ke Majapahit , dan minta kepada Kebo Iwa untuk menunggunya. Karena dia akan melaporkan terlebih dahulu hasil perjalanannya ke Bali.

Sesampainya di Istana Majapahit, Gajah Mada langsung menghadap Ratu Tribhuwana Tunggadewi, dan melaporkan hasil kunjungannya ke Pulau Bali. Gajah Mada juga melaporkan bahwa telah berhasil membawa Kebo Iwa, dan sekarang telah menunggu di Banyuwangi.

Baca juga: Dahsyatnya Armada Laut Majapahit di Bawah Pimpinan Raja Hayam Wuruk

Setelah melalui perundingan yang cukup panjang, akhirnya diputuskan bahwa upaya yang ditempuh adalah dengan menyediakan seorang gadis cantik untuk Kebo Iwa. Lalu diutus seorang untuk menjemput Kebo Iwa yang ditinggal Gajah Mada di daerah Banyuwangi.

Gajah Mada lalu menyambut kedatangan Kebo Iwa, dan mengajukan permintaan kepadanya agar berkenan membuat sumur air yang nantinya akan dipersembahkan untuk wanita calon pendampingnya, dan bisa dimanfaatkan rakyat Majapahit yang saat ini sedang kekurangan air.

Kebo Iwa memiliki jiwa besar dan lurus hatinya, akhirnya dia pun meluluskan permintaan tersebut. Lalu Kebo Iwa segera membuat sebuah sumur air di tempat yang telah ditentukan.

Dalam waktu yang cukup singkat, sumur telah tergali cukup dalam. Namun belum ada mata air yang keluar. Sementara di atas lubang sumur yang digali Kebo Iwa, para prajurit Majapahit terlihat berkerumun, nampak mereka memusatkan perhatian pada Gajah Mada. Seakan mereka menantikan sesuatu perintah.

Tiba-tiba Gajah Mada memerintahkan untuk menimbun sumur yang digali Kebo Iwa dengan batu. Seketika itu juga, para prajurit menimbun kembali lubang sumur yang sedang dibuat Kebo Iwa.

Baca juga: Pernikahan Kaesang-Erina Berjalan Aman, Kapolri Puji Kolaborasi TNI-Polri

Kebo Iwa sangat terkejut dan berusaha menahan jatuhnya batu. Dalam waktu yang singkat, lubang sumur itu pun tertutup rapat. Mengubur Kebo Iwa di dalamnya. Tapi tiba-tiba timbunan batu melesat ke segala penjuru, menghantam prajurit Majapahit.

Batu-batu yang ditimbun melesat kembali ke angkasa dibarengi dengan teriakan prajurit Majapahit yang terhempas. Dari dalam sumur, keluarlah Kebo Iwa, yang ternyata masih terlalu kuat untuk dikalahkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Bareskrim Ungkap Peran...
Bareskrim Ungkap Peran 4 WNI dalam Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk
Perputaran Uang Judi...
Perputaran Uang Judi Online Hayam Wuruk Capai Belasan Triliun
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
Bareskrim: Alamat Server...
Bareskrim: Alamat Server Judi Online Hayam Wuruk di Brasil, China, hingga Vietnam
Rekomendasi
Ditransfer Ruben Onsu...
Ditransfer Ruben Onsu Rp75 Juta, Sarwendah Dikabarkan Protes
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
HWB Serang Resmi Diluncurkan...
HWB Serang Resmi Diluncurkan Besok , Harga Mulai dari Rp101 Juta
Berita Terkini
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved