Kisah Kerajaan Bali Jadi Korban Pertama Sumpah Palapa yang Digaungkan Gajah Mada

Senin, 12 Desember 2022 - 05:46 WIB
loading...
A A A
Kebo Iwa lalu menyerang Gajah Mada dengan kemarahan dan dendam. Akibat amarah dan dendam yang dirasakan Kebo Iwa, pertempuran berlangsung sengit. Disela-sela saling serang Gajah Mada berteriak: "Untuk memersatukan dan memperkuat Nusantara, segenap kerajaan hendaklah dipersatukan terlebih dahulu. Dan kau berdiri di garis yang salah sebagai seorang penghalang !".

Pertempuran antara keduanya masih berlangsung hebat, namun amarah Patih Kebo Iwa mulai menyurut. Rupanya saat Kebo Iwa bertempur dia berpikir harus membuat keputusan yang sulit.

Kata Kebo Iwa dalam hati kecilnya: "Kerajaan Bali pada akhirnya akan dapat ditaklukkan oleh usaha yang kuat dari orang ini (Gajah Mada). Keinginannya untuk mempersatukan Nusantara agar menjadi kuat kiranya dapat aku mengerti kini. Namun apabila aku menyetujui niatnya dan ragaku masih hidup, apa yang akan aku katakan nantinya pada Baginda Raja Bali sebagai sangkalan atas sebuah prasangka pengkhianatan,".

Baca juga: Strategi Licik Sultan Agung, Racuni Sungai Brantas untuk Taklukan Surabaya

Lalu Kebo Iwa berkata: "Wahai Patih Gajah Mada! Cita-citamu untuk membuat Nusantara menjadi satu dan kuat kiranya dapat aku mengerti. Namun selama ragaku tetap hidup sebagai abdi rajaku, aku akan menjadi penghalangmu. Maka, taklukkan aku, hilangkan kesaktianku dengan menyiramkan bubuk kapur ke tubuhku,".

Pernyataan Kebo Iwa rupanya membuat terkesiap Gajah Mada. Namun Gajah Mada yang mengerti atas keinginan Kebo Iwa, lalu menghantamkan tangannya ke batu kapur, batu itupun luluh lantak menjadi serpihan bubuk.

Gajah Mada menyapukan bubuk tersebut ke arah Kebo Iwa dengan ilmunya, bubuk kapur menyelimuti tubuh sang patih. Nampak Kebo Iwa, sesak napasnya oleh karena bubuk kapur tersebut.

Bubuk kapur tersebut membuat pernapasan Kebo Iwa menjadi terganggu, hal tersebut mengakibatkan kesaktian Kebo Iwa menjadi lenyap. Gajah Mada lalu melesat dan menusukkan kerisnya ke tubuh Kebo Iwa. Dengan gugurnya Kebo Iwa maka satu kekuatan besar Kerajaan Bali dapat dilumpuhkan.

Jauh sebelum menaklukkan Kerajaan Bali, untuk menyatu di bawah kekuasaan Majapahit. Gajah Mada menapaki karir dari seorang Bekel Bhayangkara. Dia menjadi buah bibir, karena memiliki jasa besar, terutama setelah bersama 15 orang Bhayangkara menyelamatkan Raja Jayanegara, dari serangan Ra Kuti beserta pasukan dharmaputranya.

Baca juga: Ngeri! Senin Dini Hari, Pemotor jadi Korban Tabrak Lari di Parepare

Gajah Mada berhasil memadamkan pemberontakan Ra Kuti. Gajah Mada juga yang menikam Ra Tanca hingga tewas, setelah memergoki Tanca menghabisi Raja Jayanegara. Di masa pemerintahan Bhre Kahuripan dan Bhre Daha. Gajah Mada juga berandil besar dalam penumpasan pemberontakan Sadeng dan Keta.

Terhadap semua hambatan yang muncul dalam mewujudkan Sumpah Palapa, Gajah Mada tidak segan mengambil langkah pemusnahan. Termasuk kepada Kembar dan Warak yang telah mengejek sumpahnya.

Gajah Mada yang murka karena merasa diejek oleh Kembar, usai mengucapkan Sumpah Palapa. Langsung menghabisi Kembar. "Di luar panangkilan, Kembar dan Warak dimusnahkan. Itulah kesempatan baik untuk melampiaskan dendamnya kepada Kembar yang telah mendahului mengepung Sadeng," tulis Slamet Muljana.

Dalam menjalankan politiknya, Gajah Mada lebih dulu menyingkirkan para perintangnya. "Demikianlah telah terjadi perubahan susunan kabinet pada awal pemerintahan Gajah Mada," tulis Slamet Muljana.

Gajah Mada betul-betul membuktikan sumpahnya. Selama 21 tahun menjabat mahapatih Majapahit, ia berhasil menundukkan negara-negara di luar Kerajaan Majapahit. Gurun (Lombok), Seran (Seram), Tanjung Pura (Kalimantan), Haru (Sumatra Utara), Pahang (Malaya), Dompo, Bali, Sunda, Palembang (Sriwijaya) dan Tumasik (Singapura), menyatakan takluk.

Sesuai sumpah yang diucapkan. Setelah semua mengakui kebesaran Majapahit, Gajah Mada melakukan amukti palapa (Istirahat). "Lamun huwus kalah nusantara insun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tanjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompu, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa".
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Polisi Usut Penyandang...
Polisi Usut Penyandang Dana hingga Penyewa Gedung Hayam Wuruk yang Jadi Markas Judi Online
Sindikat Judi Online...
Sindikat Judi Online di Hayam Wuruk Sudah Beroperasi 2 Bulan, Sewa Kantor untuk Setahun
275 WNA Jadi Tersangka...
275 WNA Jadi Tersangka Judi Online usai Penggerebekan di Hayam Wuruk Jakbar
Rekomendasi
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved