Truk Rem Blong Tabrak Sejumlah Motor di Banyumanik Kota Semarang

Jum'at, 11 November 2022 - 11:37 WIB
loading...
Truk Rem Blong Tabrak Sejumlah Motor di Banyumanik Kota Semarang
Insiden kecelakaan terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jumat (11/10/2022) pagi. MPI/Eka
A A A
SEMARANG - Insiden kecelakaan terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, Jumat (11/10/2022) pagi. Sejumlah sepeda motor diseruduk truk yang diduga mengalami rem blong .

Tidak ada korban jiwa pada insiden itu. Truk yang menabrak itu bernomor polisi AD 1527 OJ. Insiden terjadi di arah selatan ke utara traffic light Jalan Perintis Kemerdekaan depan Terminal Banyumanik.

Salah satu pemotor, Gunung (45) bercerita, dia saat itu berhenti karena traffic light menyala merah. Di belakangnya terdengar suara benturan.

Gunung menoleh, melihat sebuah truk yang tidak terlalu kencang melaju menabrak sejumlah sepeda motor. “Menabrak motor-motor di belakang saya,” kata dia di lokasi.

Kemudian Gunung refleks melompat dari sepeda motor, menjatuhkan diri ke trotoar sebelah kiri. Dia mengatakan ada sekira 8 sepeda motor yang ditabrak truk itu, lima di antaranya tidak mengalami rusak parah sehingga melanjutkan perjalanan.

Baca: Kisah Tragis Asmara sang Bidan, Tewas Ditikam Kekasih Usai Nyatakan Putus.

Motornya rusak cukup parah dan dievakuasi polisi lalu lintas setempat. “Ada tiga motor yang dibawa. Ada dua orang yang dibawa ke rumah sakit, luka di kaki, tidak bisa menghindar,” lanjutnya.

Baca: Marah Disebut Mulut Bau, Pria di Bengkulu Hajar Istri Siri hingga Babak Belur.

Sopir truk, Koko, mengaku truknya mengalami rem blong karena kontur jalan menurun. Saat itu dia melajukan truknya dengan kecepatan rendah.
Sekitar 30 meter dari traffic light, truk baru bisa berhenti, setelah menabrak sepeda motor. “Angkut plastik (truknya) dari Klaten mau ke Semarang,” kata sopir truk itu bersama kernetnya, Ngadino.
(nag)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1971 seconds (11.252#12.26)