Sungai Cihaur Meluap, Permukiman Warga Terendam Banjir
Senin, 07 November 2022 - 20:39 WIB
loading...
Banjir yang menggenang kawasan permukiman di Kampung Ciharashas, Margajaya, Ngamprah, KBB akibat meluapnya Sungai Cihaur. Foto/Ist
A
A
A
BANDUNG BARAT - Permukiman di Kampung Ciharashas, Desa Margajaya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terendam banjir dengan ketinggian lebih dari satu meter, Senin (7/11/2022).
Banjir disebabkan karena hujan deras yang mengguyur sejak siang hingga sore hari di wilayah KBB. Akibatnya debit air Sungai Cihaur meningkat drastis dan tidak tertampung sehingga meluap ke permukiman warga.
Baca juga: Tanah Longsor dan Banjir Bandang Kepung Bandung Barat, Puluhan Rumah Terdampak
"Banjir karena air dari Sungai Cihaur yang berada tepat di samping rumah mereka meluap, makanya air masuk ke permukiman di sini," kata seorang warga, Erwin (57).
Setidaknya ada 16 rumah di Kampung Ciharashas yang terendam banjir dengan ketinggian air sekitar dada orang dewasa. Derasnya hujan membuat air banjir dengan cepat masuk ke rumah warga sehingga ada sebagian warga yang tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya.
Sebenarnya, kata dia, antara badan sungai yang memiliki lebar hampir lima meter dengan permukiman warga tersebut dibatasi oleh sebuah tanggul beton yang tingginya mencapai satu meter. Pada kondisi normal tinggi air paling sekitar setengah meter atau kurang, namun kalau hujan seperti sekarang tanggul itu justru terendam karena air yang tinggi.
"Ketinggian air melebihi tanggul, jadi akhirnya meluap ke permukiman warga," ucapnya seraya mengaku was-was air akan semakin meninggi mengingat hujan masih terus turun.
Banjir disebabkan karena hujan deras yang mengguyur sejak siang hingga sore hari di wilayah KBB. Akibatnya debit air Sungai Cihaur meningkat drastis dan tidak tertampung sehingga meluap ke permukiman warga.
Baca juga: Tanah Longsor dan Banjir Bandang Kepung Bandung Barat, Puluhan Rumah Terdampak
"Banjir karena air dari Sungai Cihaur yang berada tepat di samping rumah mereka meluap, makanya air masuk ke permukiman di sini," kata seorang warga, Erwin (57).
Setidaknya ada 16 rumah di Kampung Ciharashas yang terendam banjir dengan ketinggian air sekitar dada orang dewasa. Derasnya hujan membuat air banjir dengan cepat masuk ke rumah warga sehingga ada sebagian warga yang tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya.
Sebenarnya, kata dia, antara badan sungai yang memiliki lebar hampir lima meter dengan permukiman warga tersebut dibatasi oleh sebuah tanggul beton yang tingginya mencapai satu meter. Pada kondisi normal tinggi air paling sekitar setengah meter atau kurang, namun kalau hujan seperti sekarang tanggul itu justru terendam karena air yang tinggi.
"Ketinggian air melebihi tanggul, jadi akhirnya meluap ke permukiman warga," ucapnya seraya mengaku was-was air akan semakin meninggi mengingat hujan masih terus turun.
Lihat Juga :