Teror Pelemparan Bom ke Rumah Sipir Lapas Malang Mulai Terkuak

Rabu, 02 November 2022 - 09:35 WIB
loading...
Teror Pelemparan Bom ke Rumah Sipir Lapas Malang Mulai Terkuak
Penyelidikan pelemparan bom ikan ke rumah petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang perlahan terkuak.
A A A
MALANG - Penyelidikan pelemparan bom ikan ke rumah petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang perlahan terkuak. Sebanyak 10 orang saksi telah dimintai keterangan. Kini, Polres Malang berkoordinasi dengan Polda Jawa Timur dan Lapas Kelas I Malang melakukan pendalaman.

"Proses penyelidikan pendalaman terus kami lakukan, berkoordinasi dengan tim yang membackup kami dari Polda Jawa Timur. Kami juga berkoordinasi dengan pihak Lapas, tempat saksi dan korban bekerja," kata Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana, pada Selasa petang (1/11/2022) di Mapolres Malang.

Pihaknya juga melakukan beberapa analisis melalui tim yang telah mendatangi lokasi rumah korban di Perumahan Pakis Hasanah Blok E 10, Dusun Jebuk, Desa Sumberkradenan, Kecamatan Pakis. Tetapi apa saja barang bukti dan perkembangan yang telah diperoleh, ia enggan menyebutkan karena itu merupakan ranah penyelidikan.

Baca juga: RSSA Malang Siapkan Tim Dokter Forensik untuk Autopsi Korban Tragedi Kanjuruhan

"Beberapa hal belum bisa kami sampaikan karena berkaitan dengan proses penyelidikan itu sendiri, tapi yang jelas kita terus berproses pendalaman terhadap para saksi juga kita lakukan. Intensitas koordinasi dengan tim dari Polda, maupun Lapas juga makin intens kita lakukan," jelasnya.

Putu juga menuturkan, polisi telah menemukan motif dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, termasuk dugaan adanya persoalan pemberantasan peredaran narkotika di perisitiwa pelemparan bom ikan ini. Meski demikian, Putu sekali lagi tak bersedia mengungkap detail, karena masih proses penyelidikan.

"Kita sudah bisa mendeteksi motifnya, namun untuk kepastiannya tentunya masih ada hal-hal yang perlu kita dalami lagi. Masih sebatas dugaan, kami tidak mau berandai-andai, nanti apabila ada perkembangan progres penyelidikan, akan kita sampaikan," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebuah aksi pelemparan bahan peledak bom di rumah penjaga Lapas Malang terungkap. Kejadian itu dilaporkan berlangsung pada Senin lalu (24/10/2022) dimana ada dua pria yang menggunakan helm berwarna merah mengendarai sepeda motor bebek pria diduga menjadi pelakunya.

Kedua pria ini tertangkap kamera tengah membawa sebuah tas yang dibawa oleh pria yang dibonceng di belakang. Beberapa menit kemudian terdengar bunyi ledakan di rumah Abdul Aziz.

Dugaannya aksi teror ini terkait penanganan pemberantasan narkotika yang tengah dilakukan di dalam Lapas Kelas I Malang. Apalagi korban beberapa hari sebelumnya kejadian pernah menggagalkan aksi penyelundupan narkoba ke dalam Lapas.
(msd)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3004 seconds (11.210#12.26)