Ratusan Kerbau di Rohul Mati Terserang Penyakit Ngorok
Selasa, 01 November 2022 - 15:13 WIB
loading...
Ratusan kerbau milik warga di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mati mendadak diduga terserang penyakit ngorok atau Sepricaemia Epizootica
A
A
A
PEKANBARU - Ratusan kerbau warga di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mati mendadak. Diduga hewan ternak tersebut mati akibat terserang penyakit ngorok atau Sepricaemia Epizootica.
Menurut Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perkebunan Rohul, Doni, pendataan ada dua daerah yang banyak ditemukan penyakit ngorok yakni Tanjung Belit, Kecamatan Rambah dan wilayah Bangun Purba.
"Data sementara yang saya terima ada 114 kerbau yang mati akibat terkena penyakit ngorok atau terkena serangan di saluran pernapasan," kata Doni, Selasa (1/11/2022).
Baca juga: Kunjungan ke Labuan Bajo NTT Ditarget 1,5 Juta Wisatawan Tiap Tahun
Dia merincikan untuk di daerah Rambah ada 59 ekor yang mati. Rinciannya adalah 38 sempat dipotong sementara 21 ekor tidak sempat untuk dipotong. Sedangkan di Bangun Purba ada 55 ekor, sebagian yang sempat dipotong ada yang tidak.
Menurut Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Perkebunan Rohul, Doni, pendataan ada dua daerah yang banyak ditemukan penyakit ngorok yakni Tanjung Belit, Kecamatan Rambah dan wilayah Bangun Purba.
"Data sementara yang saya terima ada 114 kerbau yang mati akibat terkena penyakit ngorok atau terkena serangan di saluran pernapasan," kata Doni, Selasa (1/11/2022).
Baca juga: Kunjungan ke Labuan Bajo NTT Ditarget 1,5 Juta Wisatawan Tiap Tahun
Dia merincikan untuk di daerah Rambah ada 59 ekor yang mati. Rinciannya adalah 38 sempat dipotong sementara 21 ekor tidak sempat untuk dipotong. Sedangkan di Bangun Purba ada 55 ekor, sebagian yang sempat dipotong ada yang tidak.
Lihat Juga :