Beruang Madu Teror dan Rusak Rumah Warga Pagaralam, BKSDA Pasang Box Trap
Kamis, 27 Oktober 2022 - 19:35 WIB
loading...
Beruang madu meneror warga Dempo Utara, Kota Pagaralam dalam beberapa pekan terakhir. BKSDA memasang perangkap (box trap). Foto/SINDOnews/Dede Febriansyah
A
A
A
PAGARALAM - Beruang madu meneror warga Dempo Utara, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan dalam beberapa pekan terakhir. Hewan dilindungi tersebut masuk ke pemukiman dan merusak rumah warga di Dusun Bumi Agung, Bumi Agung, Dempo Utara.
Kepala Resort Konservasi Wilayah Lima Gumay Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Feldi mengatakan, Beruang tersebut merusak pondok bagian dapur rumah milik warga Dusun Muara Siban.
Baca juga: Seekor Beruang Madu Nyelonong Masuk Perkampungan, Warga Ketakutan
Beruang juga merusak dan menghabiskan kebun jagung milik warga Dusun Talang Tinggi, di Kelurahan Agung Lawangan, Dempo Utara.
"Saat ini kita telah memindahkan box trap di wilayah Dusun Bumi Agung ini, dilakukan setelah adanya koordinasi oleh pihak Polhut, lurah, camat dan warga setempat terkait keberadaan beruang madu yang telah meresahkan dan merugikan masyarakat setempat," ujar Feldi, Kamis (27/10/2022).
Sampai saat ini, lanjut Feldi, hasil identifikasi cuma satu individu beruang yang terdeteksi. Berdasarkan bukti-bukti yang dikumpulkan di lapangan dinyatakan satwa liar itu adalah beruang madu.
Kepala Resort Konservasi Wilayah Lima Gumay Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Feldi mengatakan, Beruang tersebut merusak pondok bagian dapur rumah milik warga Dusun Muara Siban.
Baca juga: Seekor Beruang Madu Nyelonong Masuk Perkampungan, Warga Ketakutan
Beruang juga merusak dan menghabiskan kebun jagung milik warga Dusun Talang Tinggi, di Kelurahan Agung Lawangan, Dempo Utara.
"Saat ini kita telah memindahkan box trap di wilayah Dusun Bumi Agung ini, dilakukan setelah adanya koordinasi oleh pihak Polhut, lurah, camat dan warga setempat terkait keberadaan beruang madu yang telah meresahkan dan merugikan masyarakat setempat," ujar Feldi, Kamis (27/10/2022).
Sampai saat ini, lanjut Feldi, hasil identifikasi cuma satu individu beruang yang terdeteksi. Berdasarkan bukti-bukti yang dikumpulkan di lapangan dinyatakan satwa liar itu adalah beruang madu.
Lihat Juga :