Demi Konten Medsos, Tawuran Pecah di Jembatan Suroboyo 1 Tewas 3 Ditangkap

Kamis, 27 Oktober 2022 - 09:35 WIB
loading...
Demi Konten Medsos,...
Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak menangkap tiga orang kasus tawuran di Jembatan Suroboyo, yang terjadi pada Minggu (23/10/2022). Foto/SINDOnews/Lukman Hakim
A A A
SURABAYA - Sabetan senjata tajam saat tawuran di Jembatan Suroboyo, mengakibatkan pemuda berinisial RM (19) tewas bersimbah darah. Tawuran untuk kepentingan konten di media sosial (Medsos) tersebut, terjadi pada Minggu (23/10/2022).

Baca juga: Tawuran Pecah di Makassar, 2 Pelaku Bersenjata Parang dan Busur Diamankan

Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, bergerak cepat melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku tawuran tersebut. Hasilnya, tiga pelaku tawuran maut yang menggegerkan warga Kota Surabaya, berhasil ditangkap.



Pelaku tawuran berhasil ditangkap polisi di rumah masing-masing, yakni berinisial MRS (18) warga Jalan Tembok Dukuh Surabaya, MFA (18) warga Bubutan Surabaya, dan AS (16) warga Jalan Pacar Keling Surabaya.

Baca juga: Banjir Terjang Mamuju Tengah, Belasan Rumah Terendam

Pelaku tawuran ini merupakan kelompok geng asal Surabaya, yakni geng Aliansi All Star dan Gengster Team Guk-guk. "Semua yang kita tangkap sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kasat Reskrim AKP Arief Ryzki Wicaksana, Rabu (26/10/2022).

Korban RM, imbuhnya, tewas bersimbah darah setelah dikeroyok oleh sekelompok diduga geng Aliansi All Star di kawasan Jalan Pantai Kenjeran Surabaya. Ketiga pelaku pengeroyokan semuanya masih berstatus pelajar.

Selain menangkap tiga pelaku, polisi juga menyita barang bukti, video saat kejadian pengeroyokan, baju yang digunakan korban, satu unit ponsel milik tersangka yang berisi video pengeroyokan, dua clurit dengan panjang 2 meter yang digunakan untuk membacok korban. "Kami juga menyita satu unit sepeda motor sebagai sarana yang digunakan pelaku," katanya.

Demi Konten Medsos, Tawuran Pecah di Jembatan Suroboyo 1 Tewas 3 Ditangkap


Arief mengungkapkan, semua pelaku tawuran yang tergabung dalam Aliansi All Star awalnya ingin mengadakan pembalasan dengan cara menyerukan "Come Back" melalui WA Grup (TOS) dengan sasaran kelompok dari "Gangster Team Guk-guk". Di mana kedua kelompok tersebut merupakan musuh bebuyutan.

Aksi pembalasan tersebut didasari dari kejadian pada Minggu (23/10/2022). Di mana Aliansi All Star mengalami kekalahan, dan salah satu dari pelaku mengalami luka. Geng Aliansi All Star saat itu mengadakan pembalasan.

Salah satu pelaku mengetahui tempat berkumpul dari kelompok lawan yaitu Gangster Team Guk-guk. Mereka lantas mengajak rekan-rekannya untuk mendatangi tempat tersebut. "Saat diserang, Team Guk-guk belum siap dan kurang jumlah massa, maka dari situ salah satu korban RM berusaha melarikan diri," katanya.

Baca juga: Hari Ini Bos Juragan 99 Diperiksa Polda Jatim Terkait Tragedi Kanjuruhan

Ketiga tersangka lantas mengejar RM dengan menggunakan sepeda motor. Kemudian menyabetkan celurit secara membabi buta yang mengarah ke punggung dan tangan korban, hingga mengakibatkan RM tersungkur dalam keadaan luka dan tewas.

"Atas perbuatannya, tiga pelaku dijerat Pasal 338 KUHP, dan atau 351 ayat 3 KUHP subsider Pasal 170 ayat 2 ke 3 KUHP, dan Pasal 2 ayat 1 UU Darurat No. 12/1951," pungkas Arief.

Salah satu pelaku tawuran, berinisial MRS mengaku, selain sebagai balas dendam, tawuran itu juga untuk mengisi waktu pada malam hari. "Gabut (tidak ada pekerjaan) malam hari. Nggak minum. Tawuran juga untuk konten Instagram," katanya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Jakarta Siapkan 24.000...
Jakarta Siapkan 24.000 CCTV Terintegrasi, Begal dan Tawuran Jadi Target Pengawasan
Pramono Mau Bangun Ring...
Pramono Mau Bangun Ring Tinju di Kampung Melayu, Tawuran Diklaim Menurun
440 Aksi Tawuran Terjadi...
440 Aksi Tawuran Terjadi di Jakarta Sepanjang Tahun 2025
Stop Tawuran di Jakarta...
Stop Tawuran di Jakarta sebelum Pelajar Hancur Masa Depan
Pesan Mantan Dedengkot...
Pesan Mantan Dedengkot Tawuran di Jaktim untuk Pelajar: Sampai Kapan Mau Begini Terus?
Kemendukbangga Terus...
Kemendukbangga Terus Upaya Cegah Tawuran, Libatkan Keluarga hingga Komunitas
Atasi Tawuran, Pemprov...
Atasi Tawuran, Pemprov Jakarta Bakal Buka 500.000 Lapangan Kerja
Tawuran Bersenjata Tajam...
Tawuran Bersenjata Tajam di Pebayuran Bekasi, 1 Remaja Tewas
Rekomendasi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Cristiano Ronaldo dan...
Cristiano Ronaldo dan Perjuangan Melawan Waktu di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved