Kisah Pilu Rusdi, Aremania Hidup Menggelandang di Stadion Kanjuruhan setelah Kematian 3 Temannya
Kamis, 13 Oktober 2022 - 00:08 WIB
loading...
Rusdi mengalami trauma berat, 3 temannya meninggal di Stadion Kanjuruhan. Foto: Istimewa
A
A
A
MALANG - Rusdi (17), korban tragedi Kanjuruhan, masih sangat trauma. Warga Desa Kertosuko, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo, ini kehilangan tiga orang temannya dalam peristiwa itu.
Sejak peristiwa itu terjadi, 1 Oktober 2022, hingga saat ini Rusdi masih belum berani pulang ke rumah. Selama itu, dia tinggal di Stadion Kanjuruhan. Tatapannya penuh kesedihan, setiap kali ada doa bersama di Stadion Kanjuruhan.
Suhartini, pedagang sekitar Stadion Kanjuruhan mengatakan, saat laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya berlangsung, Rusdi datang menonton bersama dengan tiga orang temannya.
Baca juga: Jokowi: Seluruh Biaya Perawatan Korban Tragedi Kanjuruhan Ditanggung Pemerintah
"Dia Aremania sejati. Dia datang menonton dengan tiga orang temannya. Saat terjadi kerusuhan, ketiga temannya meninggal semua. Hanya dia yang selamat," katanya, kepada wartawan, Rabu (12/10/2022).
Sejak peristiwa itu, Rusdi sangat terpukul dan tidak mau pulang ke kampung halamannya di Probolinggo. Selama itu pun dia tinggal menjadi gelandangan di Stadion Kanjuruhan.
Baca: Komnas HAM: Mayoritas Korban Tragedi Kanjuruhan Alami Patah Tulang
Sejak peristiwa itu terjadi, 1 Oktober 2022, hingga saat ini Rusdi masih belum berani pulang ke rumah. Selama itu, dia tinggal di Stadion Kanjuruhan. Tatapannya penuh kesedihan, setiap kali ada doa bersama di Stadion Kanjuruhan.
Suhartini, pedagang sekitar Stadion Kanjuruhan mengatakan, saat laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya berlangsung, Rusdi datang menonton bersama dengan tiga orang temannya.
Baca juga: Jokowi: Seluruh Biaya Perawatan Korban Tragedi Kanjuruhan Ditanggung Pemerintah
"Dia Aremania sejati. Dia datang menonton dengan tiga orang temannya. Saat terjadi kerusuhan, ketiga temannya meninggal semua. Hanya dia yang selamat," katanya, kepada wartawan, Rabu (12/10/2022).
Sejak peristiwa itu, Rusdi sangat terpukul dan tidak mau pulang ke kampung halamannya di Probolinggo. Selama itu pun dia tinggal menjadi gelandangan di Stadion Kanjuruhan.
Baca: Komnas HAM: Mayoritas Korban Tragedi Kanjuruhan Alami Patah Tulang
Lihat Juga :