Video Jilat Kue HUT ke-77 TNI Viral! 2 Polantas Polda Papua Barat Dipecat

Jum'at, 07 Oktober 2022 - 17:59 WIB
loading...
Video Jilat Kue HUT ke-77 TNI Viral! 2 Polantas Polda Papua Barat Dipecat
Dua oknum polisi berinisial Bripda D, dan Bripda F ditahan di Polda Papua Barat, gara-gara menjilat kue HUT Ke-77 TNI dan mendoakan tidak panjang umur. Foto/iNews TV/Chanry Andrew Suripaty
A A A
MANOKWARI - Dua anggota polisi Ditlantas Polda Papua Barat, berinisial Bripda D, dan Bripda F dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dalam sidang kode etik. Keduanya dipecat, setelah videonya menjilat kue HUT ke-77 TNI viral di media sosial.

Baca juga: Viral, Kue HUT Ke-77 TNI Dijilat Oknum Polisi sambil Doakan Tidak Panjang Umur

Selain menjilat kue HUT ke-77 TNI yang hendak dikirimkan ke Pangdam XVIII Kasuari tersebut, dua anggota polisi ini juga terdengar mengucapkan kata-kata tidak pantas. "Selamat ulang tahun, semoga tidak panjang umur," suara dua anggota polisi dalam rekaman video tersebut.



Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Adam Erwindi mengatakan, dua anggota polisi tersebut baru bertugas di Ditlantas Polda Papua Barat. "Keduanya baru bertugas sekitar dua bulan lalu," ungkapnya, Jumat (7/10/2022).

Baca juga: Gadis Manado Direkam saat Mandi, DPW RPA Perindo Sulut Siap Kawal Sampai Pelaku Diadili

Menurut Adam, kedua bintara remaja polisi ini, baru saja lulus dari pendidikan pembentukan Bintara Polri pada bulan Juli 2022. Kedua anggota polisi tersebut, akhirnya ditempatkan di Ditlantas Polda Papua Barat.

Baca juga: BREAKING NEWS! 6 Orang Ditetapkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Namun nasib berkata lain, belum lama mengabdi pada institusi kepolisian dua anggota polisi ini harus menerima kenyataan pahit. Keduanya dipecat dari kepolisian, gara-gara tindakan tidak terpuji. "Keduanya terbukti melakukan perbuatan tercela," ujar Adam.

Baca juga:

Adam menambahkan, dua anggota polisi tersebut telah mengajukan banding atas putusan sidang kode etik. "Keduanya mengajukan banding, kami masih menunggu hasilnya. Intinya perintah dari Bapak Kapolda Papua Barat jelas dan tegas, mereka harus diproses secara cepat sesuai perbuatan mereka," pungkasnya.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1544 seconds (11.210#12.26)