Klinik Laboratorium di Surabaya Diserbu Peserta SBMPTN untuk Rapid Test
Sabtu, 04 Juli 2020 - 00:31 WIB
loading...
A
A
A
“Ujiannya tanggal 5 Juli besok. Sudah di rapid test. Hasilnya negatif. Sebenarnya tidak menyusahkan tapi waktunya mepet,” kata Adji, calon mahasiswa.
Sementara karena adanya kewajiban rapid test untuk peserta UTBK SBMPTN, klinik di Jalan Diponegoro Surabaya terpaksa harus menambah jumlah rapid test 3 kali lipat dari hari biasanya. (BACA JUGA: Pelanggan Keluhkan Kenaikan Tagihan PDAM Gresik)
“Jika pada hari biasa disiapkan 40 alat rapid test, dengan adanya pengumuman wajib rapid test untuk peserta SBMPTN klinik akhirnya menyiapkan 120 alat rapid test setiap hari dan terbukti memang banyak yang dating,” kata dr Tri Wijayanti, dokter Klinik Laboratorium Modern Dasa Medika .
Pihak klinik menyediakan paket rapid test biaya sebesar Rp180 ribu termasuk konsultasi terkait COVID-19.
Kewajiban rapid test bagi peserta UTBK SBMPTN berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Surabaya yang dikeluarkan pada 2 Juli 2020 kepada 4 universitas negeri di Surabaya penyelenggara UTBK SBMPTN.
Sementara karena adanya kewajiban rapid test untuk peserta UTBK SBMPTN, klinik di Jalan Diponegoro Surabaya terpaksa harus menambah jumlah rapid test 3 kali lipat dari hari biasanya. (BACA JUGA: Pelanggan Keluhkan Kenaikan Tagihan PDAM Gresik)
“Jika pada hari biasa disiapkan 40 alat rapid test, dengan adanya pengumuman wajib rapid test untuk peserta SBMPTN klinik akhirnya menyiapkan 120 alat rapid test setiap hari dan terbukti memang banyak yang dating,” kata dr Tri Wijayanti, dokter Klinik Laboratorium Modern Dasa Medika .
Pihak klinik menyediakan paket rapid test biaya sebesar Rp180 ribu termasuk konsultasi terkait COVID-19.
Kewajiban rapid test bagi peserta UTBK SBMPTN berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Surabaya yang dikeluarkan pada 2 Juli 2020 kepada 4 universitas negeri di Surabaya penyelenggara UTBK SBMPTN.
(vit)
Lihat Juga :