Jenazah Remaja yang Tewas Ditembak Polisi Diarak Keliling Kota Atambua
Selasa, 27 September 2022 - 22:24 WIB
loading...
Keluarga korban penembakan oknum polisi mengarak jenazah korban keliling kota Atambua hingga masuk ke Mapolres Belu. Aksi itu sebagai bentuk protes warga. Foto: iNewsTV/Stefanus Dile Payong
A
A
A
ATAMBUA - Tak terima dengan perbuatan oknum polisi yang menembak mati seorang remaja berusia 18 tahun, keluarga korban mengarak jenazah korban keliling kota dengan menggotongnya beramai-ramai.
Diketahui, remaja berusia 18 tahun warga Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur tewas ditembak oknum polisi.
Sebagai bentuk protes, ratusan anggota keluarga memikul jenazah dan berjalan kaki mengelilingi kota Atambua, hingga memasuki Mapolres Belu.
![Jenazah Remaja yang Tewas Ditembak Polisi Diarak Keliling Kota Atambua]()
Baca juga: Remaja 18 Tahun di Atambua Tewas Ditembak Polisi
Aksi warga yang merupakan keluarga korban memikul jenazah mengelilingi Kota Atambua. Dengan berjalan kaki dari kamar jenasah sambil memikul korban dan berjalan kaki para warga ini berteriak dengan kata - kata kecaman terhadap oknum anggota polisi yang telah melakukan penembakan yang mengabkibatkan terjadinya korban jiwa.
Diketahui, remaja berusia 18 tahun warga Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur tewas ditembak oknum polisi.
Sebagai bentuk protes, ratusan anggota keluarga memikul jenazah dan berjalan kaki mengelilingi kota Atambua, hingga memasuki Mapolres Belu.

Baca juga: Remaja 18 Tahun di Atambua Tewas Ditembak Polisi
Aksi warga yang merupakan keluarga korban memikul jenazah mengelilingi Kota Atambua. Dengan berjalan kaki dari kamar jenasah sambil memikul korban dan berjalan kaki para warga ini berteriak dengan kata - kata kecaman terhadap oknum anggota polisi yang telah melakukan penembakan yang mengabkibatkan terjadinya korban jiwa.
Lihat Juga :