Massa Bersenjata Perang Tradisional Jaga Ketat Rumah Lukas Enembe

Selasa, 20 September 2022 - 20:51 WIB
loading...
Massa Bersenjata Perang...
Kediaman Gubernur Papua, Lukas Enembe di Koya Tengah, Kota Jayapura dijaga ketat kelompok massa bersenjata alat perang tradisional dari Pegunungan Tengah. Foto/iNews TV/Omega Batkorumbawa
A A A
JAYAPURA - Kediaman pribadi Gubernur Papua, Lukas Enembe di Koya Tengah, Kota Jayapura dijaga ketat kelompok massa bersenjata alat perang tradisional yang berasal dari Pegunungan Tengah, Selasa (20/9/2022). Massa menyatakan siap mati menjaga pemimpin mereka, Lukas Enembe.

Mereka memeriksa ketat sejumlah kendaraan yang hendak masuk ke kediaman orang nomor satu di Papua.

Baca juga: Jadi Tersangka Korupsi, Gubernur Papua Lukas Enembe Jatuh Sakit

Ratusan massa tersebut menenteng alat perang tradisional seperti parang dan panah dengan suka rela bersiaga penuh di depan kediaman pribadi Lukas Enembe sejak Selasa pagi. Mereka bahkan siap mati untuk menjaga pemimpin mereka dari tangkapan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Terlihat massa dengan membawa alat perang tradisional melakukan tarian perang khas masyarakat Pegunungan Tengah, Papua.



Sempat terjadi ketegangan di mana massa bertindak tegas dengan memeriksa setiap kendaraan yang melintas di depan dan yang akan masuk ke kediaman pribadi Lukas Enembe.

Pemeriksaan dilakukan dengan ketat dan dengan alat perang di tangan.

Baca juga: Massa Pendukung Lukas Enembe Gelar Demo, Mal dan Ruko di Jayapura Tutup
Massa warga Pegunungan Tengah ini menyatakan siap mati bagi Gubernur Papua yang saat telah ditetapkan sebagai tersangka gratifikasi oleh KPK.

Mereka bahkan tidak mengijinkan sang gubernur keluar dari kediamannya karena dikhawatirkan akan ditangkap KPK.

Sementara itu ratusan massa dilaporkan menggelar demo mendukung Lukas Enembe dan bergerak menuju kantor DPRD Provinsi Papua, Selasa siang.

Massa menuju Taman Imbi di Kota Jayapura untuk menyampaikan orasi menolak kriminalisasi terhadap pemimpin besar rakyat Papua.

Sebagian massa aksi demonstrasi Save Lukas Enembe sempat tertahan di wilayah batas daerah Waena dan Sentani.

Aparat menyekat pergerakan massa dan memeriksa alat tajam serta menertibkan kendaraan yang digunakan untuk membawa massa agar tidak over load penumpang. Hal ini untuk menjaga keselamatan para penumpang.

Sebanyak 2.000 personel gabungan TNII-Polri dikerahkan untuk melakukan pengamanan aksi demonstrasi massa pendukung Lukas Enembe.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Akses Digital...
Perkuat Akses Digital di Papua Pegunungan, Community Gateway Diresmikan
Amuk Massa di Stadion...
Amuk Massa di Stadion Lukas Enembe Jayapura, Ini Pemicunya
WPFD 2026 di Jayapura,...
WPFD 2026 di Jayapura, Komite Publisher Rights dan Komunitas Pers Hasilkan Deklarasi Jayapura
3 Tersangka KKB Yahukimo...
3 Tersangka KKB Yahukimo Dipindahkan ke Jayapura dengan Pengawalan Ketat
Polisi Tetapkan Habib...
Polisi Tetapkan Habib Bahar bin Smith sebagai Tersangka Dugaan Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
2 Pelaku Pengusiran...
2 Pelaku Pengusiran dan Perusakan Rumah Nenek Elina Ditetapkan Jadi Tersangka
Bawa Bukti Putusan MK,...
Bawa Bukti Putusan MK, Mantan Pengacara Lukas Enembe Ajukan Peninjauan Kembali
Eks Direktur Sekaligus...
Eks Direktur Sekaligus Founder Dana Syariah Indonesia Jadi Tersangka
Kemendagri dan KEPP...
Kemendagri dan KEPP Otsus Papua Dorong Pengembangan Komoditas Kakao di Yapen, Jayapura, Mansel
Rekomendasi
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved