Tangis Pecah di Pinrang Lihat Ibu Gantung Diri usai Diduga Racun 2 Anaknya
Selasa, 20 September 2022 - 08:23 WIB
loading...
Seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Pakkie, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang, ditemukan tewas gantung diri, setelah sebelumnya meracun dua anaknya hingga tewas. Foto/iNews TV/Erwin Eka Pratama
A
A
A
PINRANG - Tangis keluarga pecah di Kelurahan Pakkie, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang, Senin (19/9/2022). Seorang ibu rumah tangga ditemukan tewas gantung diri, setelah sebelumnya diduga meracun dua anaknya hingga tewas.
Baca juga: Ibu Bunuh Anak Kandung, Bibi Pelaku: Orangnya Sangat Sayang Anak-anaknya
Dugaan pemberian racun kepada dua anak tersebut, diketahui dari temuan botol racun di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kedua anak korban tewas dalam posisi di atas tempat tidur yang ada di dalam kamar.
Dua anak tak berdosa tersebut diketahui berinisial SW dan GN. Keduanya masih duduk di bangku TK dan SD. Sementara ibu rumah tangga yang diketahui berinisial BR, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di dalah satu ruangan dalam rumahnya.
Baca juga: Cilegon Gempar, Ratusan Jasad Ditemukan Masih Utuh Setelah Terkubur Puluhan Tahun
Kapolres Pinrang, AKBP Mohammad Roni Mustofa mengatakan, ketiga korban tersebut pertama kali ditemukan oleh suami BR. "Ada anggota keluarga yang melihat ke dalam rumah, dan menemukan ketiga korban telah meninggal dunia," tuturnya.
Baca juga: Ibu Bunuh Anak Kandung, Bibi Pelaku: Orangnya Sangat Sayang Anak-anaknya
Dugaan pemberian racun kepada dua anak tersebut, diketahui dari temuan botol racun di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kedua anak korban tewas dalam posisi di atas tempat tidur yang ada di dalam kamar.
Dua anak tak berdosa tersebut diketahui berinisial SW dan GN. Keduanya masih duduk di bangku TK dan SD. Sementara ibu rumah tangga yang diketahui berinisial BR, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di dalah satu ruangan dalam rumahnya.
Baca juga: Cilegon Gempar, Ratusan Jasad Ditemukan Masih Utuh Setelah Terkubur Puluhan Tahun
Kapolres Pinrang, AKBP Mohammad Roni Mustofa mengatakan, ketiga korban tersebut pertama kali ditemukan oleh suami BR. "Ada anggota keluarga yang melihat ke dalam rumah, dan menemukan ketiga korban telah meninggal dunia," tuturnya.
Lihat Juga :