Masih Zona Kuning, PSBB Proporsional Bodebek Berlanjut hingga 16 Juli 2020
Rabu, 01 Juli 2020 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, kata Kang Emil, juga telah menggelar rapat evaluasi dengan pemerintah daerah di wilayah Bodebek melalui video conference terkait kondisi terkini penanggulangan pandemi di lima daerah tersebut.
Berdasarkan evaluasi oleh Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, angka reproduksi efektif (Rt) COVID-19 di Bodebek rata-rata di bawah angka 1, kecuali Kota Depok yang ada di angka 1,1. Sementara Kota Bogor memiliki angka Rt paling kecil di antara daerah Bodebek lainnya, yakni 0,33. (BACA JUGA: Pekan Depan, Objek Wisata di KBB Boleh Terima Wisatawan Luar Jabar)
"Kemudian evaluasinya, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi sudah di bawah 1, tapi Kota Depok yang agak rawan angka reproduksi COVID-19-nya di atas 1. Ini harus menjadi perhatian kita bersama," terangnya.
Kang Emil menekankan, angka Rt tidak menjadi patokan satu-satunya penentu level kewaspadaan. Terdapat sembilan indikator yang dinilai, yakni laju ODP, PDP, perkembangan pasien positif, kesembuhan, kematian, Rt, laju transmisi, dan laju pergerakan, serta risiko geografis.
"Untuk menekan angka Rt di Bodebek, kita akan fokus melakukan pengetesan (tes COVID-19) selama 14 hari masa perpanjangan PSBB proporsional ini," tandasnya.
Berdasarkan evaluasi oleh Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, angka reproduksi efektif (Rt) COVID-19 di Bodebek rata-rata di bawah angka 1, kecuali Kota Depok yang ada di angka 1,1. Sementara Kota Bogor memiliki angka Rt paling kecil di antara daerah Bodebek lainnya, yakni 0,33. (BACA JUGA: Pekan Depan, Objek Wisata di KBB Boleh Terima Wisatawan Luar Jabar)
"Kemudian evaluasinya, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi sudah di bawah 1, tapi Kota Depok yang agak rawan angka reproduksi COVID-19-nya di atas 1. Ini harus menjadi perhatian kita bersama," terangnya.
Kang Emil menekankan, angka Rt tidak menjadi patokan satu-satunya penentu level kewaspadaan. Terdapat sembilan indikator yang dinilai, yakni laju ODP, PDP, perkembangan pasien positif, kesembuhan, kematian, Rt, laju transmisi, dan laju pergerakan, serta risiko geografis.
"Untuk menekan angka Rt di Bodebek, kita akan fokus melakukan pengetesan (tes COVID-19) selama 14 hari masa perpanjangan PSBB proporsional ini," tandasnya.
(vit)
Lihat Juga :