Positif COVID-19 di Jabar Naik, Gugus Tugas: Patuhi Protokol di Masa AKB
Rabu, 01 Juli 2020 - 16:50 WIB
loading...
Sekretaris dan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Daud Achmad. Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A
A
A
BANDUNG - Kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Provinsi Jawa Barat ( Jabar ) kembali merangkak naik seiring penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal.
Mengacu pada data statistik Pusat Informasi dam Koordinasi COVID-19 Jabar (Pikobar) selama tiga hari berturut-turut ke belakang, kasus pasien terkonfirmasi terus mengalami kenaikan. Pada Minggu (28/6/2020) terdapat penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 25 orang. Sedangkan Senin (29/6/2020) 45 orang, dan Selasa (30/6/2020) 81 orang. (Baca juga: Bertambah 1.385, Kasus Positif COVID-19 di Indonesia Menjadi 57.770)
Sekretaris dan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Daud Achmad menyebutkan, Rabu (1/6/2020), pasien terkonfirmasi positif kembali bertambah hingga 85 orang. "Pasien positif bertambah, kemarin 3.134. Hari ini, yang positif terkonfirmasi 3.218, ada 84 yang positif," sebut Daud di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (1/7/2020). (Baca juga: Tak Ada Klaster RSGM, 5 dari 8 Nakes Unpad Negatif COVID-19)
Oleh karenanya, Daud kembali mengimbau di masa AKB saat ini, seluruh warga Jabar harus tetap waspada dan wajib mematuhi tiga protokol pokok pencegahan COVID-19, yakni menggunakan masker, menjaga jarak, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
"Apa bedanya PSBB (pembatasan sosial berskala besar) dengan AKB? Kalau PSBB ada kegiatan yang tidak diperbolehkan, kalau AKB hampir semua kegiatan diperbolehkan, tapi tidak berarti kembali lagi ke zaman normal, tidak," tegasnya.
Mengacu pada data statistik Pusat Informasi dam Koordinasi COVID-19 Jabar (Pikobar) selama tiga hari berturut-turut ke belakang, kasus pasien terkonfirmasi terus mengalami kenaikan. Pada Minggu (28/6/2020) terdapat penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 25 orang. Sedangkan Senin (29/6/2020) 45 orang, dan Selasa (30/6/2020) 81 orang. (Baca juga: Bertambah 1.385, Kasus Positif COVID-19 di Indonesia Menjadi 57.770)
Sekretaris dan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Daud Achmad menyebutkan, Rabu (1/6/2020), pasien terkonfirmasi positif kembali bertambah hingga 85 orang. "Pasien positif bertambah, kemarin 3.134. Hari ini, yang positif terkonfirmasi 3.218, ada 84 yang positif," sebut Daud di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (1/7/2020). (Baca juga: Tak Ada Klaster RSGM, 5 dari 8 Nakes Unpad Negatif COVID-19)
Oleh karenanya, Daud kembali mengimbau di masa AKB saat ini, seluruh warga Jabar harus tetap waspada dan wajib mematuhi tiga protokol pokok pencegahan COVID-19, yakni menggunakan masker, menjaga jarak, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
"Apa bedanya PSBB (pembatasan sosial berskala besar) dengan AKB? Kalau PSBB ada kegiatan yang tidak diperbolehkan, kalau AKB hampir semua kegiatan diperbolehkan, tapi tidak berarti kembali lagi ke zaman normal, tidak," tegasnya.
Lihat Juga :