alexametrics

Tak Ada Klaster RSGM, 5 dari 8 Nakes Unpad Negatif COVID-19

loading...
Tak Ada Klaster RSGM, 5 dari 8 Nakes Unpad Negatif COVID-19
Foto/SINDONews/Dok/Ilustrasi
A+ A-
BANDUNG - Tim Satgas COVID-19 Universitas Padjadjaran (Unpad) memastikan 5 dari 8 orang pegawai Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Unpad Bandung yang sebelumnya terdeteksi positif COVID-19 tanpa gejala (OTG) kini berstatus negatif.

Kepastian ini didapat setelah swab tes terakhir yang hasilnya dikonfirmasi pada Selasa, (30/6/2020). Tes ulang ini dilakukan terhadap lima pegawai RSGM yang melaksanakan isolasi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Setelah dipastikan negatif, kelima pegawai ini diperbolehkan kembali ke rumah masing-masing. (BACA JUGA:Nakes Terdeteksi Positif COVID-19, RSGM Unpad Batal Buka Awal Juli)

Sementara itu, dua orang lainnya masih menunggu jadwal untuk tes swab. Keduanya saat ini melakukan isolasi mandiri di kediaman masing-masing. Mereka adalah staf medis gigi dan mulut yang sebenarnya sedang bertugas sebagai residen di RSHS, namun ikut mendapatkan pemeriksaan swab terarah yang dilakukan di RSGM, Kamis (26/6) yang lalu. (BACA JUGA:Unpad Tes Swab 100 Nakes, 8 Dinyatakan Positif Tanpa Gejala)



Sementara satu orang lagi saat ini melakukan isolasi mandiri di kediamannya yang berada di wilayah Kabupaten Bandung. Sehubungan dengan itu, penanganan yang bersangkutan diserahkan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bandung. (BACA JUGA:8 Nakes RSGM Positif, Satgas COVID-19 Unpad Tracing Orang yang Pernah Kontak)

Direktur Utama RSGM Unpad Dudi Aripin memastikan fasilitas kesehatan khusus gigi dan mulut yang berada di daerah Sekeloa, Bandung tersebut, nantinya aman untuk masyarakat.

Tindakan sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan telah dilakukan, tidak hanya di dalam lingkungan rumah sakit saja, namun juga ke daerah sekelilingnya seperti kampus FKG, asrama, dan masjid FKG.

Selain itu, Dudi juga menegaskan, temuan OTG di RSGM itu tidak berarti membuat RSGM menjadi klaster penyebaran virus Corona. Alasannya, kedelapan OTG tersebut sedang berkegiatan di tempat lain sebelum pemeriksaan dilakukan. Dengan demikian, dapat dipastikan tidak terpapar di lokasi rumah sakit.

"Pemeriksaan swab terarah kemarin itu dilakukan sebagai tindakan preventif sesuai protokol kesehatan kepada 100 pegawai yang akan bertugas di RSGM bulan Juli mendatang. Jadi mereka sebenarnya belum berkegiatan di RSGM sebelum tes dilakukan. Dua orang residen yang terdeteksi positif pun sebenarnya sedang bertugas di RSHS, namun diikutkan dalam tes swab yang dilakukan di RSGM," kata Dudi dalam keterangan resminya.

Ketua Satgas Covid-19 Unpad, Dr. med. Setiawan, dr. AIFM, menyatakan dengan hasil ini maka bisa dipastikan bahwa fase infeksi telah terlampaui dan terbentuk antibodi pada kelima OTG tersebut. Diharapkan kelima OTG tadi dapat menjaga kesehatan dengan baik dan memperhatikan protokol kesehatan.

"Masyarakat sekitar diharapkan tidak khawatir, tidak perlu memberikan stigma terhadap kelima OTG ini dan keluarga. Justru setiap orang yang dinyatakan positif Covid-19 memerlukan dukungan sehingga dapat melaksanakan isolasi dan menjalani penanganan secara lebih baik," tutur Setiawan.
(awd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak