Warga Bontoa Jalan Puluhan Kilometer untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih

Rabu, 31 Agustus 2022 - 15:58 WIB
loading...
Warga Bontoa Jalan Puluhan...
Sejumlah wilayah di Kabupaten Maros sudah mulai kesulitan mendapatkan air bersih di tengah musim kemarau. Foto: Sindonews/dok
A A A
MAROS - Sejumlah wilayah di Kabupaten Maros sudah mulai kesulitan mendapatkan air bersih di tengah musim kemarau. Warga terpaksa menggunakan air dari sumur tadah hujan yang sudah berwarna keruh dan mengeluarkan bau.

Agar bisa mendapatkan suplai air untuk kebutuhan sehari-hari, warga harus berjalan kaki beberapa kilometer menyusuri pematang sawah.

Baca Juga: 101 Ribu Warga Gunungkidul Mulai Terdampak Kekeringan

Salah seorang warga Kecamatan Bontoa, Abdul Salam menyampaikan sebagian masyarakat bahkan harus membeli air dari pedagang keliling. Untuk harga air bersih yang ditawarkan oleh pengusaha pemasok air bervariasi, mulai dari Rp2000 perjiriken, dan Rp8000 perdrum.

"Bagi yang ada uang, mereka biasanya beli, disini ada pemasok air harga perjerikennya itu Rp1000 sampai Rp2.000. Sedangkan perdrumnya Rp8000. Hanya bertahan sampai malam saja, " tutup Abdul Salam.

Kepala BPBD Maros , Fadly mengatakan, pihaknya akan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat. Saat ini sedang dilakukan pendataan terkait wilayah mana saja yang akan diberikan bantuan.

"Kita sementara pendataan ini untuk penyaluran air bersih pada daerah yang kekeringan," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jawa Barat Tetapkan...
Jawa Barat Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Kekeringan Meluas, BNPB...
Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Laporan Baru PBB: Dunia...
Laporan Baru PBB: Dunia Berada dalam Kondisi Kebangkrutan Air Global
Habiskan Anggaran Rp150...
Habiskan Anggaran Rp150 Miliar, UEA Harus Menyemai Awan untuk Atasi Kekurangan Air
Kekeringan Parah, Negara...
Kekeringan Parah, Negara Arab Menabur Awan untuk Mendapatkan Hujan
Rekomendasi
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Comeback McGregor Berakhir...
Comeback McGregor Berakhir Tragis, Cedera di Detik Pertama dan Kalah TKO
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved