Program Jamban Sehat di Bantaeng Sasar Ratusan Rumah
Senin, 29 Agustus 2022 - 16:29 WIB
loading...
Bupati Bantaeng, Ilham Azikin, melakukan peletakan batu pertama pembangunan jamban sehat di Desa Mappilawing, Kecamatan Eremerasa, Senin (29/8/2022). Foto/Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Sebanyak 400 rumah di Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, tersentuh dengan program Hibah Air Limbah Setempat (HALS). Program tersebut berupa pembuatan jamban sehat dengan skala per rumah.
Bupati Bantaeng, Ilham Azikin, melakukan peletakan batu pertama pembangunan jamban sehat di Desa Mappilawing, Kecamatan Eremerasa, Senin (29/8/2022). Pembangunan jamban sehat akan dilakukan di tiga desa di kecamatan yakni Desa Mappilawing, Desa Lonrong dan Desa Kampala.
Baca Juga: Pemkab Bantaeng Minta Penambahan Kuota Haji
Koordinator Program HALS Bantaeng, Herul Ma'ruf, mengatakan program ini menyentuh rumah-rumah yang menjadi prioritas untuk jamban sehat. Dia mengatakan hal ini dilakukan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kecamatan Eremerasa.
Dia mengatakan ada beberapa desa yang menjadi prioritas untuk program ini. Hal ini dilakukan untuk menghindari pencemaran lingkungan terhadap bakteri e-colli.
"Kami mendapati beberapa sampel sungai yang sudah mulai tercemar bakteri e-colli. Oleh karena itu, program ini kita lakukan untuk menekan pencemaran di sungai ini," jelas dia.
Bupati Bantaeng, Ilham Azikin, melakukan peletakan batu pertama pembangunan jamban sehat di Desa Mappilawing, Kecamatan Eremerasa, Senin (29/8/2022). Pembangunan jamban sehat akan dilakukan di tiga desa di kecamatan yakni Desa Mappilawing, Desa Lonrong dan Desa Kampala.
Baca Juga: Pemkab Bantaeng Minta Penambahan Kuota Haji
Koordinator Program HALS Bantaeng, Herul Ma'ruf, mengatakan program ini menyentuh rumah-rumah yang menjadi prioritas untuk jamban sehat. Dia mengatakan hal ini dilakukan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kecamatan Eremerasa.
Dia mengatakan ada beberapa desa yang menjadi prioritas untuk program ini. Hal ini dilakukan untuk menghindari pencemaran lingkungan terhadap bakteri e-colli.
"Kami mendapati beberapa sampel sungai yang sudah mulai tercemar bakteri e-colli. Oleh karena itu, program ini kita lakukan untuk menekan pencemaran di sungai ini," jelas dia.
Lihat Juga :