Sleman Berduka! Suporter PSS Tewas Dianiaya Kelompok Tak Dikenal

Minggu, 28 Agustus 2022 - 18:29 WIB
loading...
Sleman Berduka! Suporter PSS Tewas Dianiaya Kelompok Tak Dikenal
Suporter PSS Sleman, Aditiya Eka Putranda tewas dianiaya orang tidak dikenal usai menyaksikan pertandingan antara PSS Sleman vs Persebaya Surabaya. Foto/twitter @Kilometer5Boys
A A A
SLEMAN - Kekerasan antarsuporter sepak bola kembali memakan korban jiwa. Suporter PSS Sleman tewas dianiaya orang tidak dikenal usai menyaksikan pertandingan antara PSS Sleman vs Persebaya Surabaya.

Kabar duka ini diunggah dalam group akun twitter @Kilometer5Boys

"Innalillahi wa innailaihi rojiun, telah berpulang satu anggota keluarga kami. Semoga amal ibadah Aditiya Eka Putranda diterima di sisi Allah, dan juga pihak keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Rest In Pride, brother," cuit akun tersebut.

Baca juga: Fans PSS Sleman Tewas Jadi Korban Salah Sasaran Kerusuhan Suporter, Slemania Berduka

Dalam unggahan tersebut juga disertai foto dan juga data korban Aditiya Eka Putranda (18) alamat Modinan RT 12 RW 22 Banyuraden Kapanewon Gamping Sleman. Korban akan dimakamkan di Makam Suci Modinan.

Unggahan tersebut lantas mengundang komentar warganet. Salah satunya pemilik akun dhannsz @dhannsz2C. Akun ini nembalas retweet dari @Ayu_lray ke @Kilometer5Boys_.

Akun ini mengunggah kronologi penganiayaan tersebut dari foto tangkapan layar dari grup pasoepati bumi.

Dalam kronologi tersebut menyebutkan aksi penganiayaan terjadi pada Minggu 28 Agustus 2022 Pukul 00.15 WIB bertempat di palang pintu kereta api Dusun Mejing Kidul Kalurauan Ambarketawang Kapanewon Gamping Sleman. Korban merupakan salah satu kelompok pendukung PSS Sleman.

Baca juga: Keluarga Korban Tewas Kerusuhan Suporter PSS Sleman Minta Polisi Usut Tuntas

Korban ada dua orang, yaitu korban meninggal Aditya Exa Putrande (18) warga Modinan RT 12/22 Banyuraden Gamping Sleman dan Ardiansyah Bagus Setiawan (18) serta Gandung (16) yang merupakan teman satu kampung.

Ardyansah mengalami luka sayatan senjata tajam sementara Gandung mengalami luka pukulan benda tumpul di wajah dan badan.

Kronologi kejadian ketika pukul 00.15 WIB, korban bersama rombongan dari arah barat dan berhenti di palang pintu kereta api Dusun Mejing Kidul Kalurahan Ambarketawang Kapanewon Gamping, Sieman yang tertutup.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1981 seconds (10.101#12.26)