Cerita Perjuangan Kapolsek di Sidoarjo Sembuh dari COVID-19
Rabu, 01 Juli 2020 - 09:56 WIB
loading...
Kapolsek Sukodono, Iptu Warjiin.Foto/Pramono Putra
A
A
A
SIDOARJO - Peringatan Hari Bhayangkara 1 Juli hari ini mempunyai arti tersendiri bagi Iptu Warji'in. Sebagai seorang polisi, perwira ini tak hanya aktif menjalankan tugas rutin kepolisian.
Lebih dari itu, Warji'in yang diamanahi menjadi Kapolsek Sukodono, Polresta Sidoarjo ini, juga harus berjuang melawan virus corona. Dia harus dirawat di rumah sakit. (Baca juga: Perpustakaan Binaan Kartar Labruk Kidul Lumajang Terbaik di Jatim )
Berkat kedisplinan mematuhi protokol kesehatan serta doa yang terus dipanjatkan, Warji'in akhirnya dinyatakan sembuh. Dia pun berbagi pengalaman kepada masyarakat. Dia berpesan agar masyarakat hati-hati, tetap tenang dan tidak panik. "Covid ini bisa sembuh, dan bisa menyerang siapapun," pesannya.
Menurut dia, jabatannya sebagai kapolsek, dituntut untuk berada di garus terdepan dalam rangka memberi pelayanan kepada masyarakat di wilayah Sukodono. Semua tugas akan membawa risiko. demikian pula dia, akan dihadapkan pada risiko ketika bertugas di kala pandemi COVID-19 sekarang ini.
Tak jarang dia harus tugas malam, bahkan sampai pagi. Capek dan sakit itu pasti. Namun, tanggung jawab tak boleh berhenti. Di tengah tugas dan tanggung jawab iitulah diduga Warji'in terpapar virus yang menjadi mommok masyarakat ini. Dia pun dinyatakan positif COVID-19 dan harus dirawat 14 hari di rumah sakit.
Lebih dari itu, Warji'in yang diamanahi menjadi Kapolsek Sukodono, Polresta Sidoarjo ini, juga harus berjuang melawan virus corona. Dia harus dirawat di rumah sakit. (Baca juga: Perpustakaan Binaan Kartar Labruk Kidul Lumajang Terbaik di Jatim )
Berkat kedisplinan mematuhi protokol kesehatan serta doa yang terus dipanjatkan, Warji'in akhirnya dinyatakan sembuh. Dia pun berbagi pengalaman kepada masyarakat. Dia berpesan agar masyarakat hati-hati, tetap tenang dan tidak panik. "Covid ini bisa sembuh, dan bisa menyerang siapapun," pesannya.
Menurut dia, jabatannya sebagai kapolsek, dituntut untuk berada di garus terdepan dalam rangka memberi pelayanan kepada masyarakat di wilayah Sukodono. Semua tugas akan membawa risiko. demikian pula dia, akan dihadapkan pada risiko ketika bertugas di kala pandemi COVID-19 sekarang ini.
Tak jarang dia harus tugas malam, bahkan sampai pagi. Capek dan sakit itu pasti. Namun, tanggung jawab tak boleh berhenti. Di tengah tugas dan tanggung jawab iitulah diduga Warji'in terpapar virus yang menjadi mommok masyarakat ini. Dia pun dinyatakan positif COVID-19 dan harus dirawat 14 hari di rumah sakit.
Lihat Juga :