Kronologi 8 Siswa SD Ditabrak Mobil Angkutan hingga Tergeletak Berserakan di Jalan

Selasa, 23 Agustus 2022 - 17:42 WIB
loading...
Kronologi 8 Siswa SD Ditabrak Mobil Angkutan hingga Tergeletak Berserakan di Jalan
Kecelakaan maut terjadi di depan SDN I Mandalasari Jalan Raya Rancasalak, Kadungora, Garut, Jawa Barat Selasa (23/8/2022). Delapan siswa SD ditabrak mobil angkutan pedesaan, dua tewas. Foto/Tangkapan Layar
A A A
GARUT - Delapan siswa SD Negeri I Mandalasari, Kadungora, Garut, Jawa Barat yang sedang jajan di pinggir jalan ditabrak mobil angkutan pedesaan jurusan Kadungora-Rancasalak, Selasa (23/8/2022). Kerasnya benturan mengakibatkan dua siswa meninggal dunia akibat.

Parahnya, mobil angkutan pedesaan bernopol Z 1969 DM itu juga menabrak pedagang keliling yang berada di depan sekolah. Sehingga total ada 8 siswa dan 1 pedagang yang menjadi korban dalam kecelakaan maut yang terjadi saat jam istirahat sekolah.

Baca juga: 7 Siswa SD di Garut Ditabrak Mobil Berserakan Tergeletak di Jalan, 2 Orang Tewas

Kecelakaan terjadi karena laju angkot yang disopiri Jajang Nurdin tersebut oleng ke kiri, ke arah sekumpulan anak sekolah yang sedang jajan di pinggir jalan pada jam istirahat.

"Terjadi kecelakaan dengan TKP Jalan Raya Rancasalak, Kampung Pesantren Hilir, Desa Mandalasari. Satu meninggal dunia di tempat, satu meninggal di rumah sakit," kata Kapolsek Kadungora, Kompol Krisna Irawan.

Dia menuturkan, 6 anak sekolah dan seorang pedagang yang selamat mengalami luka ringan dan luka berat. Para siswa yang menjadi korban merupakan siswa kelas 3 dan 4 di sekolah tersebut.

"Para korban luka berat dirujuk ke RSUD dr Slamet Garut, sementara korban luka ringan mendapat perawatan di Klinik Nurhayati Kadungora," ujarnya.

Baca juga: Horor! Detik-detik Mobil Tabrak 7 Siswa SD di Depan Sekolah, 2 Tewas

Sopir angkutan pedesaan saat diamankan aparat kepolisian. Kepada petugas, sopir yang berdomisili di Kampung Cikaso RT 01 RW 16, Desa Rancasalak, ini mengaku kecelakaan itu terjadi karena ia mengantuk.

"Kecelakaan ini sudah ditangani Satlantas Polres Garut," ucap Kompol Krisna Irawan.



Video amatir pasca kecelakaan pun beredar luas melalui aplikasi perpesanan instan WhatsApp. Video tersebut menggambarkan situasi dramatis, yakni saat sejumlah siswa yang menjadi korban tergeletak di pinggir jalan.

Sejumlah warga mencoba mengevakuasi para korban dengan menggendong mereka. Salah satu siswa yang digendong tampak tak sadarkan diri dengan pakaian seragam yang telah berlumuran darah.
(shf)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2353 seconds (10.101#12.26)