alexametrics

Bikin Resah Warga karena Masuk Kebun Nanas, Orangutan Ini Ditangkap

loading...
Bikin Resah Warga karena Masuk Kebun Nanas, Orangutan Ini Ditangkap
BKSDA Pos Sampit Kalimantan Tengah menyelamatkan orangutan yang masuk ke kebun nanas warga di Jalan Mohammad Hatta, Kota Sampit, Kalimantan Tengah. Foto iNews TV/Norman S
A+ A-
SAMPIT - Balai Konservasi Sumber Daya Alam Pos Sampit Kalimantan Tengah menyelamatkan orangutan yang masuk ke kebun nanas warga di Jalan Mohammad Hatta atau Jalur Lingkar Luar Selatan Kota Sampit. Penyelamatan orangutan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Sampit Kalimantan Tengah dilakukan bersama dengan Orangutan Fondation International (OFI) Pangkalan Bun.

Perlu waktu sekitar 1 jam hingga akhirnya orangutan seberat 66 kilogram itu berhasil diselamatkan. Penyelamatan dilakukan dengan menggunakan berbagai peralatan petugas mendatangi lokasi kebun nanas warga dimana orangutan tersebut kerap menampakan diri untuk mencari makan. (Baca: Pembakar Mobil Via Vallen Serahkan Diri ke Polisi)

“Petugas juga harus menerobos masuk ke dalam semak belukar di sekitar kebun nanas warga saat berupaya menyelamatkan orangutan yang besarnya seukuran manusia dewasa tersebut,” kata Muriansyah petugas BKSDA Pos Sampit, Selasa (30/6/2020).



Menurut dia, orangutan berjenis kelamin jantan yang memiliki berat mencapai 66 kilogram itu berhasil diselamatkan dengan dilakukannya dua kali tembakan bius oleh Petugas

Muriansyah menjelaskan, masuknya orangutan ke sekitar pemukiman warga ini diduga disebabkan karena habitat satwa dilindungi tersebut telah rusak akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi tahun 2019 lalu

Sementara Yakobus Mesak Asa yang melaporkan keberadaan orangutan mengaku sangat bersyukur karena penyelamatan orangutan berhasil dilakukan.

”Selama ini dirinya merasa cukup khawatir akan keberadaan orangutan itu dan membuat takut warga untuk beraktivitas di kebun nanas,” timpalnya.

Saat berhasil diselamatkan dokter hewan dari OFI dibantu petugas lainnya langsung memeriksa kesehatan hewan yang populasinya sudah sangat sedikit tersebut.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan orangutan berusia sekitar 25 tahun itu dinyatakan sehat. Oleh petugas OFI, orangutan yang diberi nama jack itu pun kemudian dibawa ke Pangkalan Bun untuk nantinya dilakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan.

Jika kesehatan orangutan itu dinyatakan baik maka akan langsung dilepasliarkan ke habitatnya di Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting Pangkalan Bun.
(sms)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak