Polisi Bongkar Modus Jahat Komplotan Penipu Nasabah Bank Jaringan Sumsel

Senin, 15 Agustus 2022 - 17:13 WIB
loading...
Polisi Bongkar Modus...
Polisi Jabar berhasil membongkar praktik jahat penipu nasabah bank jaringan Sumsel. Foto: Istimewa
A A A
BANDUNG - Polisi berhasil membongkar praktik jahat komplotan penipu nasabah bank jaringan Sumatera Selatan ( Sumsel ) yang telah menguras dana nasabah hingga ratusan juta rupiah.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo memaparkan, dalam melancarkan aksinya, ketiga penipu berinisial DM, DI dan AL tersebut membuat brosur elektronik berisi pengumuman dari bank tentang perubahan tarif biaya transaksi dalam layanan mobile atau internet banking dari Rp6.500 menjadi Rp150.000.

Baca juga: Edan! Pilot Gadungan Tiduri Janda dan Bawa Kabur Mobil

Berbekal brosur elektronik tersebut, mereka kemudian mengirimkan link kepada nomor WhatsApp nasabah dan mengarahkan nasabah untuk segera melakukan konfirmasi dengan membuka dan mengisi form dari link yang dikirim oleh pelaku.

Dalam form link tersebut, nasabah lalu diarahkan untuk mengisi username dan password mobile banking serta kode on-time password (OTP) yang masuk melalui pesan singkat.



"Setelah pelaku mendapatkan data dari form link tersebut, selanjutnya pelaku dapat menguasai akun mobile banking korban kemudian melakukan transaksi untuk mengambil uang dalam rekening korban," ungkap Ibrahim di Mapolda Jabar, Jalan Sorkarno Hatta, Kota Bandung, Senin (15/8/2022).

Ibrahim menerangkan, penangkapan para pelaku berawal dari laporan salah satu korban bernama Darmawan, warga Maribaya, Lembang, Kabupaten Bandung Barat yang mengalami kerugian hingga Rp250 juta.

Baca juga: Pria di Pacitan Babak Belur Dihajar Massa saat Ketahuan Hendak Menipu

"Korban sempat curiga saat menerima pesan dari pelaku. Setelah korban mengisi link tersebut, dia baru sadar itu penipuan. Kemudian menghubungi pihak bank dan menanyakan biaya transaksi yang baru tersebut dan dijelaskan oleh pihak bank bahwa tidak ada layanan tersebut atau penipuan," terang Ibrahim.

Korban pun kemudian mengecek saldo rekening miliknya dan ternyata sudah ludes. Merasa dirugikan, korban kemudian melapor kepada Polres Cimahi dan lngsung ditindaklanjuti dengan.

"Berdasarkan penyelidikan, diperoleh data bahwa pelaku berada di wilayah Sumatera Selatan dan langsung diamankan. Lalu, penyidik Polres Cimahi yang mendapat kabar pelaku telah diamankan langsung mendatangi kepolisian daerah Sumatera Selatan untuk melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku," terangnya.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku yang kini berstatus sebagai tersangka itu telah menjalankan aksinya beberapa kali dan berhasil menguras rekening enam orang korbannya dengan nilai total mencapai Rp807.300.000.

Baca juga: Kantor Bupati Pemalang dan Sejumlah OPD Digeledah Penyidik KPK

Ibrahim menambahkan, para pelaku ini memiliki peran masing-masing di mana DM bertugas sebagai operator yang menelpon korban, kemudian DI sebagai operator dan pemilik rekening penampung dana nasabah, dan AL sebagai pengirim dokumen elektronik brosur pengumuman perubahan tarif tersebut.

Kini, pihaknya masih memburu lima pelaku lain yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 45a ayat 1 UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dan atau Pasal 378 KUHPidana dan atau 372 KUHP.

"Ancaman hukumannya dipidana dengan pidana penjara paling lama enam tahun dan atau denda paling banyak Rp1 miliar," tandasnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
Pimpin Panen Raya di...
Pimpin Panen Raya di Indramayu, Kapolda Jabar Doakan Anak Presisi
3 Tahun Jangkau 12 Ribu...
3 Tahun Jangkau 12 Ribu Warga, Dexa Group Perluas Akses Cek Kesehatan Gratis
Polres Bogor Raih Juara...
Polres Bogor Raih Juara II Pospam Terpadu Operasi Ketupat Terbaik se-Jabar
May Day Anarkis di Bandung,...
May Day Anarkis di Bandung, Massa Bakar Videotron dan Pospol
Siswa SMA di Bandung...
Siswa SMA di Bandung Tewas Dikeroyok, Sahroni: Jangan Normalisasi Pelaku Anak, Hukum Berat!
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Lesti Kejora Imbau Fans...
Lesti Kejora Imbau Fans Waspada Penipuan, Jangan Percaya Akun Media Sosial Palsu
Rekomendasi
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
DBL Gandeng Partner...
DBL Gandeng Partner Anyar untuk Dorong Pengembangan Talenta Muda Indonesia
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
Berita Terkini
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved