Indonesia Dorong Pendanaan Global untuk Kebudayaan Berkelanjutan
Kamis, 11 Agustus 2022 - 21:56 WIB
loading...
Pada momen Presidensi G20, Pemerintah Indonesia mendorong pendanaan global untuk kegiatan kebudayaan. Untuk menyamakan persepsi para delegasi negara anggota, akan digelar Orkestra G20. Foto ist
A
A
A
JAKARTA - Pada momen Presidensi G20 , Pemerintah Indonesia mendorong pendanaan global untuk kegiatan kebudayaan. Untuk menyamakan persepsi para delegasi negara anggota, akan digelar Orkestra G20.
Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ( Kemendikbudristek )selakuKoordinator Pertemuan Tingkat Menteri Kebudayaan G20, Hilmar Farid menjelaskan, bahwa terdapat begitu banyak perbedaan dalamforum G20.
"Sehingga dibutuhkan usaha yang keras untuk mencapaikesepakatan," ujar Hilmar Farid dalam diskusi online bertema "Kebudayaan untuk Bumi Lestariā yang digelar FMB9, Kamis (11/8/22). Baca juga: Hari Lahir Pancasila, Kemendikbudristek Tegaskan Semangat Gotong Royong Demi Pemulihan Pendidikan
Sebagaimana diketahui, G20 adalah forum untuk mencapaikesepakatan secara khusus di bidang ekonomi, yakni kesepakatan kerjabsama di bidang finance. Itu sebabnya, kata Hilmar, budaya dilihat sebagai komplementari.
"Artinya tidak masuk dalam pembicaraan inti. Dan kita semua tahu bahwa G20 adalah forum yang fokus utamanya adalah
ekonomi, yakni kerjasama di bidang finance," ungkapnya.
Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ( Kemendikbudristek )selakuKoordinator Pertemuan Tingkat Menteri Kebudayaan G20, Hilmar Farid menjelaskan, bahwa terdapat begitu banyak perbedaan dalamforum G20.
"Sehingga dibutuhkan usaha yang keras untuk mencapaikesepakatan," ujar Hilmar Farid dalam diskusi online bertema "Kebudayaan untuk Bumi Lestariā yang digelar FMB9, Kamis (11/8/22). Baca juga: Hari Lahir Pancasila, Kemendikbudristek Tegaskan Semangat Gotong Royong Demi Pemulihan Pendidikan
Sebagaimana diketahui, G20 adalah forum untuk mencapaikesepakatan secara khusus di bidang ekonomi, yakni kesepakatan kerjabsama di bidang finance. Itu sebabnya, kata Hilmar, budaya dilihat sebagai komplementari.
"Artinya tidak masuk dalam pembicaraan inti. Dan kita semua tahu bahwa G20 adalah forum yang fokus utamanya adalah
ekonomi, yakni kerjasama di bidang finance," ungkapnya.
Lihat Juga :