Gerebek Bendera Merah Putih di Surabaya, Banyak Warga Belum Pasang

Rabu, 10 Agustus 2022 - 18:58 WIB
loading...
Gerebek Bendera Merah Putih di Surabaya, Banyak Warga Belum Pasang
Kedapatan belum kibarkan Bendera Merah Putih yang sudah diinstruksikan dan dibagikan, warga disanksi beri hormat dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Foto: iNewsTV /Yudha Prawira
A A A
SURABAYA - Petugas gabungan melakukan gerebek Bendera Merah Putih di rumah maupun perkantoran di salah satu kecamatan di Kota Surabaya, Rabu (10/8/2022).

Hasilnya ditemukan masih banyak warga yang belum memasang Bendera Merah Putih, Rabu (10/8/2022).

Apalagi, Pemerintah Kota Surabaya telah membagikan bendera merah putih secara gratis kepada warga demi menumbuhkan nasionalisme di bulan kemerdekaan.

Baca juga: Khofifah Berbagi Bendera Merah Putih dan Sembako kepada Ratusan Tukang Becak di Pamekasan

Salah satu perkantoran dan rumah warga yang berada di kawasan Jalan Biliton kedapatan masih belum memenuhi kewajibannya untuk memasang bendera merah putih.



Pemilik rumah maupun karyawan perkantoran pun disanksi dengan memberi hormat serta menyanyikan lagu Indonesia Raya saat pemasangan bendera merah putih, setelah sebelumnya mereka diberi bendera merah putih gratis.

Selain khawatir hilang dicuri, salah seorang karyawan kantor Fifi mengaku belum memasang bendera merah putih karena belum saatnya peringatan hari kemerdekaan.

Baca juga: Peringati HUT ke-77 RI, Bendera Merah Putih Raksasa Terbentang di Jembatan Kahayan Palangkaraya

Diharapkan dengan kegiatan gerebek bendera ini, masyarakat mengikuti imbauan Walikota Surabaya soal pemasangan bendera merah putih serta bersama-sama memperingati bulan kemerdekaan Indonesia.

Lurah Gubeng, Retno Tjatur menyebutkan, dalam kegiatan gerebek bendera yang akan rutin digelar setiap hari hingga menjelang peringatan kemerdekaan ini petugas menyiapkan 25 bendera merah putih.

“Bendera tersebut diberikan secara gratis bagi mereka yang masih kedapatan belum memasang bendera merah putih,” tandasnya.
(nic)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2358 seconds (11.210#12.26)