Aksi Kakek Sudarto Perbaiki Jalan Rusak di Grobogan dengan Uang Pribadi Tuai Pujian

Senin, 08 Agustus 2022 - 13:35 WIB
loading...
Aksi Kakek Sudarto Perbaiki Jalan Rusak di Grobogan dengan Uang Pribadi Tuai Pujian
Ilustrasi jalan rusak. Foto: Istimewa
A A A
GROBOGAN - Seorang kakek bernama Sudarto (50), rela memperbaiki jalan rusak yang bertahun-tahun tidak diperbaiki pemerintah daerah, dengan menggunakan uang pribadinya, di Grobogan, Jawa Tengah.

Padahal, Sudarto tidak punya penghasilan tetap. Namun, didorong oleh rasa prihatin yang mendalam terhadap kondisi jalan di desanya, dia akhirnya berhasil menutup seluruh lubang jalan hingga beberapa kilometer.

Aksi Sudarto ini telah dilakukan selama bertahun-tahun, dan menjadi kritik keras bagi pemerintah daerah.

Baca juga: Sejumlah Jalan Berlubang di Kota Makassar Mulai Dibenahi

"Saya prihatin, Jalan Pulokulon-Grobogan yang sepanjang lebih dari 10 kilometer ini kondisinya seluruh cor dan aspal sudah mengelupas dan membahayakan pengguna jalan," katanya, Senin (8/8/2022).

Warga Pulokulon, Grobogan, Jawa Tengah ini pun rela berpanas-panasan di tengah jalan, menambal jalan dengan menggunakan batu padas yang dibeli dengan uangnya sendiri dan sumbangan dari pengguna jalan.

"Batu padas saya beli seharga Rp400 ribu per satu gerobak. Uang itu dari pemberian warga yang melintas dan uang pribadi. Kerja tidak tentu, sehari bisa dapat Rp50 ribu. Sebagian ditabung untuk beli batu padas," jelasnya.

Baca: Gegara Jalan Berlubang Satu Pemotor Tewas Tabrak Truk

Jalan Pulokulon-Grobogan merupakan jalan milik kabupaten yang telah rusak selama bertahun-tahun, tetapi tidak pernah diperbaiki. Sejak 5 tahun lalu, Sudarto akhirnya memulai pekerjaan mulianya tersebut.

"Saya ikhlas bisa membantu memberikan kenyamanan kepada pengendara yang melintas. Apalagi, kalau hujan turun jalan menjadi licin dan berlubang. Sehingga, banyak terjadi kecelakaan," sambungnya.

Dengan ditambal batu padas yang keras, diharap dapat membantu mengurangi risiko terjadinya kecelakaan.

Warga yang melihat aksi Sudarto selama bertahun-tahun itu pun mengaku salut. Apalagi, Sudarto tidak dibayar untuk melakukan aksinya. Semua, dia lakukan untuk kepentingan masyarakat, terutama pengguna jalan.
(san)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2017 seconds (10.101#12.26)