Lindungi Anak dari Perundungan, Ganjar Luncurkan Aplikasi Jogo Konco

Rabu, 27 Juli 2022 - 22:14 WIB
loading...
Lindungi Anak dari Perundungan, Ganjar Luncurkan Aplikasi Jogo Konco
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo melaunching aplikasi Jogo Konco saat menghadiri Festival Anak Jawa Tengah 2022 di Pendopo Si Panji Banyumas pada Rabu pagi (27/7/2022). Foto: Istimewa
A A A
BANYUMAS - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melaunching aplikasi Jogo Konco atau Jaga Teman bagi kalangan anak di Jawa Tengah , dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2022.

Launching aplikasi Jogo Konco dilakukan saat Ganjar menghadiri Festival Anak Jawa Tengah 2022 di Pendopo Si Panji Banyumas, Rabu (27/7/2022).

"Anak-anak ini sangat kreatif dari Forum Anak yang membuat aplikasi Jogo Konco. Mereka membuat kepedulian sehingga di dalamnya itu anak-anak kita bisa melapor kalo ada kejadian," kata Ganjar

Baca juga: Putus Rantai Kemiskinan, Ganjar Siapkan SDM Unggul Melalui Pendidikan Gratis

Jogo Konco merupakan implementasi konsep peran anak sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) dalam upaya saling melindungi dan mendorong hak anak serta melindungi anak dari segala bentuk kekerasan dan eksploitasi.



Dibuatnya aplikasi Jogo Konco dikarenakan tingginya persentase anak yang mengalami kekerasan, khususnya di Jawa Tengah. Jogo Konco memudahkan anak untuk melapor tindakan tersebut ke lembaga perlindungan anak, kepolisian hingga pemerintah.

"Persentasenya cukup banyak anak-anak yang mengalami kekerasan dan tidak melapor. Maka aplikasi ini akan bisa mendorong anak-anak kita peduli sesama teman menjadi baik," ujarnya.

Baca juga: Bohongi Ibu Mertua, Kopda Muslimin Minta Uang Rp210 Juta untuk Sewa Pembunuh Bayaran dan Kabur

Ganjar mengharapkan, adanya Jogo Konco tidak hanya mendorong keberanian anak untuk melaporkan tindak kejahatan anak-anak. Lebih dari itu, Jogo Konco disebutkan bisa mengurangi potensi perundungan (bullying) anak di lingkungan sosial maupun dunia maya.

"Kalo itu terjadi ini akan mengurangi potensi terjadinya bullying. Terus perundungan tidak akan terjadi. Tapi seadanyainya terjadi, tidak bisa disembunyikan mesti dilaporkan," tutur dia.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1398 seconds (10.177#12.26)