Retribusi Sampah Dua Kecamatan di Makassar Minim, Harus Kejar Target Bulan Depan
Kamis, 28 Juli 2022 - 10:18 WIB
loading...
Kondisi TPA Antang. Retribusi sampah dua kecamatan di Kota Makassar masih minim, sehingga diminta mengejar target pada bulan depan. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
MAKASSAR - Capaian retribusi sampah dari dua kecamatan di Kota Makassar yakni Mamajang dan Ujung Pandang masih sangat minim. Bahkan hingga akhir Juli 2022, belum menyentuh 15 persen.
Capaian retribusi Kecamatan Ujung Pandang 14,84 persen atau baru sekitar Rp489 juta dari target Rp3,3 miliar. Sementara capaian retribusi Kecamatan Mamajang baru di angka 9,07 persen atau sekitar Rp226 juta Rp2,5 miliar.
Baca Juga: Potensi Retribusi Sampah Makassar Rp86 Milliar Per Tahun
Akibat hal itu, Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi memanggil kedua camat untuk meminta penjelasan. Sekaligus menjadi bagian dari evaluasi berkala.
"Serapan dua kecamatan ini baru 10 persen. Seharusnya sudah 50 persen, ini sudah bulan Juli," kata Fatma.
Fatma berujar, berdasarkan penjelasan para camat, rendahnya capaian itu disebabkan oleh dampak pandemi. Retribusi sampah di dua kecamatan itu didominasi dari pelaku usaha.
"Karena kondisi pandemi, banyak restoran, THM dan hotel yang tutup karena PPKM, dan baru beberapa waktu ini buka kembali," ungkapnya.
Capaian retribusi Kecamatan Ujung Pandang 14,84 persen atau baru sekitar Rp489 juta dari target Rp3,3 miliar. Sementara capaian retribusi Kecamatan Mamajang baru di angka 9,07 persen atau sekitar Rp226 juta Rp2,5 miliar.
Baca Juga: Potensi Retribusi Sampah Makassar Rp86 Milliar Per Tahun
Akibat hal itu, Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi memanggil kedua camat untuk meminta penjelasan. Sekaligus menjadi bagian dari evaluasi berkala.
"Serapan dua kecamatan ini baru 10 persen. Seharusnya sudah 50 persen, ini sudah bulan Juli," kata Fatma.
Fatma berujar, berdasarkan penjelasan para camat, rendahnya capaian itu disebabkan oleh dampak pandemi. Retribusi sampah di dua kecamatan itu didominasi dari pelaku usaha.
"Karena kondisi pandemi, banyak restoran, THM dan hotel yang tutup karena PPKM, dan baru beberapa waktu ini buka kembali," ungkapnya.
Lihat Juga :