Usai Senam Pagi, Wanita Pensiunan Guru di Cimahi Hilang Misterius

Senin, 25 Juli 2022 - 22:34 WIB
loading...
Usai Senam Pagi, Wanita Pensiunan Guru di Cimahi Hilang Misterius
Mimin Arini (60) warga Kompleks Lestari Padasuka, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, yang dilaporkan hilang sejak Minggu (24/7/2022). Foto/Istimewa
A A A
CIMAHI - Mimin Arini (60) warga Kompleks Lestari Padasuka, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi , dilaporkan hilang misterius sejak Minggu (24/7/2022).

Kabar hilangnya Mimin beredar di media sosial dan mendapatkan perhatian luas. Hal itu dipahami mengingat dia adalah pensiunan guru SMAN 2 Cimahi, sehingga banyak siswa yang pernah didiknya merasa prihatin.

Baca juga: Rem Blong Travel Terguling di Tanjakan Dini Geopark Ciletuh, 1 Tewas

Mimin diketahui baru saja pensiun sebagai guru di SMA Negeri 2 Cimahi. Diprediksi yang bersangkutan mengidap demensia atau penyakit yang menyebabkan penurunan daya ingat dan cara berpikir.

"Hilangnya setelah senam, Minggu pagi kemarin. Biasanya kalau udah senam langsung pulang, tapi kemarin ditunggu tidak pulang-pulang," kata salah seorang kerabatnya, Yanti Widya saat dikonfirmasi, Senin (25/7/2022).



Menurut Yanti, bibinya tersebut sudah biasa ikut senam di lingkungan kompleks setiap Minggu pagi. Selesai senam biasanya jam sembilan langsung pulang bersama ibu-ibu lainnya. Tapi kemarin, ditunggu hingga sore tidak ada kabar bahkan sampai malam juga tidak kunjung datang yang membuat pihak keluarga khawatir.

Pihak keluarga sudah berusaha mencari informasi keberadaan Mimin, termasuk sudah melaporkan ke aparat kepolisian. Sejauh ini belum ditemukan, walaupun sempat ada yang menginformasikan berada di beberapa lokasi. Namun ketika dicek memang belum ditemukan.

Baca juga: Jembatan Bambu di Sukabumi Ambruk, 6 Warga Terperosok dan Luka

"Ada yang sempat melihat datang ke SMAN 2 Cimahi di Jalan Sriwijaya. Lalu ada informasi juga terlihat di daerah, Cilame dan Haji Gofur Bandung Barar, kemudian Ciburuy, dan di Jalan Tol Cipularang KM 122," sebutnya.

Dia mengakui, bibinya memang dalam kondisi linglung karena mengidap demensia. Kondisi penyakit yang diidapnya kian parah dalam setahun belakangan, terlebih setelah suaminya meninggal dunia. Sehingga aktivitasnya banyak dilakukan di dekat rumah untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

"Warga kompleks juga sudah tahu kondisi bibi, cuma kemarin semuanya kecolongan, gak ada yang lihat," ucapnya seraya berharap ada yang menemukan bibinya segera.
(nic)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2426 seconds (11.252#12.26)