Nestapa Pensiunan Guru SD Hidup Sebatang Kara Tinggal di Gubuk Reyot Berlapis Karung
Kamis, 01 Agustus 2024 - 10:36 WIB
loading...
Nasib miris menimpa nenek Danik (75) harus tinggal di gubuk reyot di Kelurahan Banyuanyar, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Foto: iNews TV/Diwan Mohammad Zahri
A
A
A
SAMPANG - Nasib merana nenek Danik (75) harus tinggal di rumah gubuk tidak layak huni di Kelurahan Banyuanyar. Nenek tersebut merupakan pensiunan guru di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Camplong, Kabupaten Sampang.
Dia terpaksa harus melewati kehidupan pahit dengan tinggal di gubuk tidak layak huni karena kondisi rumah rusak yang cukup parah dan juga kumuh. Tidak hanya itu, Rumah tersebut hanya beratapkan terpal dan berdingding kayu yang di lapisi karung.
”Karena tidak ada gentingnya saat hujan bocor tidak bisa ditempati terpaksa saya duduk di luar yakni teras rumah,” kata Nenek Danik kepada iNews Media Group, Kamis (1/8/2024).
Baca Juga: Nestapa Keluarga Suhadi di Pemalang, Tinggal di Gubuk Plastik dan Beralaskan Tanah
Ia mengaku, 20 tahun lalu pernah menjadi seorang guru bahkan sempat menjadi kepala sekolah dan mengajari para siswa. ”Saya pernah mengajar di Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kecamatan Camplong,” ungkapnya.
Dia terpaksa harus melewati kehidupan pahit dengan tinggal di gubuk tidak layak huni karena kondisi rumah rusak yang cukup parah dan juga kumuh. Tidak hanya itu, Rumah tersebut hanya beratapkan terpal dan berdingding kayu yang di lapisi karung.
”Karena tidak ada gentingnya saat hujan bocor tidak bisa ditempati terpaksa saya duduk di luar yakni teras rumah,” kata Nenek Danik kepada iNews Media Group, Kamis (1/8/2024).
Baca Juga: Nestapa Keluarga Suhadi di Pemalang, Tinggal di Gubuk Plastik dan Beralaskan Tanah
Ia mengaku, 20 tahun lalu pernah menjadi seorang guru bahkan sempat menjadi kepala sekolah dan mengajari para siswa. ”Saya pernah mengajar di Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kecamatan Camplong,” ungkapnya.
Lihat Juga :