Rem Blong Travel Terguling di Tanjakan Dini Geopark Ciletuh, 1 Tewas

Senin, 25 Juli 2022 - 02:24 WIB
loading...
Rem Blong Travel Terguling di Tanjakan Dini Geopark Ciletuh, 1 Tewas
Warga membantu mengevakuasi korban kecelakaan di Tanjakan Dini, Jalan Raya Geopark Ciletuh, Desa Giri Mukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (24/7/2022). Foto/MPI/Dharmawan Hadi
A A A
SUKABUMI - Kecelakaan maut terjadi di Tanjakan Dini, Jalan Raya Geopark Ciletuh, Desa Giri Mukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (24/7/2022). Diduga, mobil travel tersebut terguling akibat mengalami rem blong.

Baca juga: Rem Blong! Truk Angkut Minyak Goreng Tabrak 3 Mobil dan 1 Bus

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda M. Yanuar Fajar mengatakan, mobil travel bernomor polisi B 7762 TAA dikemudikan oleh Sukarman (54) mengangkut 14 orang penumpang. Kendaraan melaju dari arah Geopark Ciletuh, menuju Palabuhanratu.



"Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), kendaraan melintasi jalan turunan curam lalu menikung ke kanan. Menurut pengemudi, saat itu pengereman tidak berfungsi dengan baik atau blong," ujar Fajar, Senin (25/7/2022) dini hari.

Baca juga: Dobrak Kamar Hotel, Satpol PP Temukan 2 Gadis Belia Asyik Dilucuti 2 Pemuda

Akibatnya, lanjut Fajar, mobil travel ini menabrak pembatas jalan lalu terguling ke bahu jalan sebelah kiri dengan posisi akhir ban sebelah kanan berada di atas. Satu penumpang meninggal dunia dan 12 penumpang mengalami luka-luka.

"Sedangkan untuk pengemudi mobil travel dalam keadaan sehat jasmani dan rohani. Saat ini penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti dan saksi-saksi di lapangan, setelah itu melakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka," tambah Fajar.

Baca juga: Gudang Kabel di Makassar Ludes Terbakar, Karyawan Menangis Histeris

Humas RSUD Palabuhanratu, Billy memgatakan, menerima pasien kecelakaan lalu lintas tersebut pada pukul 16.30 WIB, dengan jumlah 12 orang dirawat di IGD yang rata-rata mengalami luka sobek dan cedera kepala ringan. "Satu korban meninggal dunia atas nama Rosha (56) asal Tangerang. Sisanya masih dirawat," ujarnya.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3311 seconds (10.101#12.26)