Bekasam, Kuliner Fermentasi Khas Wong Sumsel
Sabtu, 27 Juni 2020 - 22:08 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews/Dede Feb
A
A
A
PALEMBANG - Selain pempek, Sumsel juga dikenal memiliki kekayaan kuliner yang khas dan telah menjadi tradisi turun-temurun dari nenek moyang, salah satunya yakni bekasam.
Bekasam merupakan produk olahan makanan tradisional yang terbuat dari ikan yang difermentasi. Ikan yang bisa diolah menjadi kuliner ini cukup beragam seperti ikan seluang, lambak dan sepat, serta ikan sungai lainnya yang berukuran kecil.
Untuk mengolahnya juga cukup simpel, hanya menggunakan tiga bahan yaitu ikan, garam dan nasi.
Mula-mula bersihkan ikannya kemudian masukkan dalam toples, tambahkan garam dan nasi, tutup rapat toplesnya dan ikan siap difermentasi.
Untuk fermentasinya, setidaknya butuh waktu sekitar tujuh hari agar proses fermentasinya sempurna. Setelah difermentasi maka bekasam siap diolah.
Bekasam merupakan produk olahan makanan tradisional yang terbuat dari ikan yang difermentasi. Ikan yang bisa diolah menjadi kuliner ini cukup beragam seperti ikan seluang, lambak dan sepat, serta ikan sungai lainnya yang berukuran kecil.
Untuk mengolahnya juga cukup simpel, hanya menggunakan tiga bahan yaitu ikan, garam dan nasi.
Mula-mula bersihkan ikannya kemudian masukkan dalam toples, tambahkan garam dan nasi, tutup rapat toplesnya dan ikan siap difermentasi.
Untuk fermentasinya, setidaknya butuh waktu sekitar tujuh hari agar proses fermentasinya sempurna. Setelah difermentasi maka bekasam siap diolah.
Lihat Juga :