Suami Nafsu Tinggi, Istri Paksa Gadis Belia untuk Dicabuli

Kamis, 21 Juli 2022 - 14:17 WIB
loading...
Suami Nafsu Tinggi, Istri Paksa Gadis Belia untuk Dicabuli
Tersangka Defri Susanto alias Idef, ditangkap anggota Satreskrim Polres Pekanbaru, karena mencabuli gadis belia. Foto/MPI/Banda Haruddin Tanjung
A A A
PEKANBARU - Defri Susanto alias Idef bersama istrinya, Yanti, tak berkutik saat diringkus anggota Satreskrim Polresta Pekanbaru. Pasangan suami istri ini, ditangkap usai melakukan pencabulan terhadap gadis belia berinisial D.

Baca juga: Tak Kuat Tahan Nafsu, Pria Beristri Cabuli Adik Tiri Berusia 13 Tahun

Saat tersangka Idef melakukan adegan ranjang bersama korban D, Yanti justru merekamnya menggunakan kamera ponsel. Bahkan, rekaman tersebut digunakan Yanti untuk mengancam korban, agar korban terus bersedia memberikan layanan ranjang untuk Idef.



"Dia (Yanti) mengancam akan menyebarkan video dan gambar adegan ranjang itu, agar korban selalu melayani Idef," ucap Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Andrie Setiawan, Kamis (21/7/2022).

Baca juga: Sadis! Janda Muda Siksa dan Buang Anak Kandung, Ditangkap Polisi saat Bersama Kekasih

Andrie menjelaskan, perbuatan Idef mecabuli korban dilakukan di rumah kosong di Pekanbaru. Di mana Yanti mengajak korban pergi ke rumah kosong. Di sana tersangka Idef sudah menunggu. Untuk memuluskan aksinya, Yanti memberi uang Rp50 ribu kepada korban yang masih berusia 16 tahun itu, agar mau melayani suami.

Lebih lanjut Andrie menjelaskan, bahwa perbuatan Idef mencabuli korban sebanyak dua kali. Namun belakagan D tidak mau melayani nafsu Idef. Kemudian Idef marah kepada istrinya mengapa D tidak mau melayani lagi.

Baca juga: Guru ASN Tipu Korban Modus Investasi Bodong Rp8,9 Miliar

Tersangka Yanti menghubungi D agar melayani suaminya lagi. Namun D tetap menolak. Yanti mengancam akan menyebar rekaman foto bugil D ke media sosial jika menolak melayani suaminya.

Namun korban tetap menolak. Kemudian akhirnya Yanti menyebarkan foto bugil korban ke media sosial. Belakangan foto itu akhirnya dilihat keluarga korban, dan mempertanyakan hal itu ke D. Korban akhirnya mengaku dan menceritakan apa yang dialaminya. "Antara korban dan pelaku hanya hubungan bertetangga, dan tidak ada hubungan keluarga," pungkas Andrie.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1625 seconds (11.210#12.26)