Pilkades di Sikka Ricuh, Polisi Terluka di Wajah Terkena Lemparan Batu

Rabu, 20 Juli 2022 - 19:05 WIB
loading...
Pilkades di Sikka Ricuh, Polisi Terluka di Wajah Terkena Lemparan Batu
Suasana kericuhan mewarnai Pilkades di Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, bahkan seorang polisi luka di bagian wajah karena terkena lemparan batu, Rabu (20/7/2022). Foto: iNewsTV/Joni Nura
A A A
MAUMERE - Pemilihan Kepala Desa ( Pilkades ) di Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka , diwarnai dengan kericuhan. Aksi keributan yang terjadi di TPS 5 Dusun Duli mengakibatkan seorang polisi luka di bagian wajah karena terkena lemparan batu.

Aksi keributan dipicu karena sejumlah warga yang namanya tidak terakomodasi dalam daftar pemilih tetap (DPT) melakukan aksi protes kepada panitia pemilihan. Mereka menuntut untuk ikut memilih dengan menggunakan KTP dan KK.

Baca juga: KKB Makin Brutal, Penambang Emas di Pegunungan Bintang Papua Dibunuh

Aksi protes ini pun berlanjut sehingah terjadi adu mulut antara polisi dan warga. Warga yang semakin beringas melemparkan batu hingga mengenai wajah seorang anggota polisi hingga mengalami luka.



Salah seorang warga mengatakan, pihaknya keberatan terhadap panitia karena tujuan kedatangan mereka ke TPS ingin mencoblos namun tidak diizinkan karena nama-nama mereka tidak terdaftar sebagai peserta pemilih.

“Sejak pagi saya berada di sini tapi saya tidak punya nama. Padahal, saya 15 tahun sudah jadi warga disini, tapi kenapa data saya tidak ada? panitia tidak becus, jangan dulu hitung suara kalau nama kami belum coblos, 30 lebih suara tidak ada suara,” kata Maria Nona Lely, warga setempat.

Baca juga: Dramatis, 4 Penumpang KM Cahaya Arafah Ditemukan di Kedalaman 45 Meter

Sedangkan di TPS 05 Dusun Duli, yang sedikit ada keributan. Keributan itu akibat mereka tetap menuntut mereka yang tidak termasuk di dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), mereka berharap bisa memilih menggunakan KTP.

Dalam penjelasan panitia penyelenggara, pihaknya sudah melakukan proses dalam penetapan daftar pemilih tetap (DPT) sejak awal daftar pemilih sementara diserahkan kepada panitia pemilihan di desa, setelah itu mereka lakukan verifikasi untuk melihat kira-kira ada pemilih yang juga mungkin pemilih tambahan.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1182 seconds (10.177#12.26)