Yasonna Laoly Tekankan 4 Hal saat Doa Kumham untuk Indonesia Digelar
Selasa, 19 Juli 2022 - 13:39 WIB
loading...
A
A
A
Kemenkumham telah melakukan pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dan Indeks Persepsi Anti Korupsi (IPAK) sejak tahun 2015. Pengukuran indeks ini bukan hanya sebagai tools evaluasi, tapi juga wujud nyata keterlibatan pengguna layanan guna menghasilkan kebijakan yang partisipatif.
Proses perbaikan layanan menjadi tanggung jawab bersama. Pelibatan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan, agar layanan Kementerian Hukum dan HAM menjadi layanan yang partisipatif, inklusif, dan adaptif.
Baca juga:Kemenkumham Sulsel Evaluasi Dua Desa Sadar Hukum di Bulukumba
Menutup paparannya, Menkumham Yasonna Laoly secara khusus mengajak insan pengayoman Kemenkumham, untuk melakukan pelayanan dengan sepenuh hati dan semangat kebersamaan.
Ia menitip empat pesan untuk menjaga kebersamaan dari setiap anggota dan pimpinan yang akan sangat menentukan kemajuan dan perkembangan Kementerian Hukum dan HAM.
Pertama, adanya sense of belonging terhadap Kemenkumham. Kedua tidak egois, belajar menurunkan ego demi kepentingan bersama. Tiga, kerendahan hati yang akan menghindarkan dari rasa benci, iri hati, dan timbulnya kelompok yang tersegmentasi. Terakhir, semangat kekeluargaan, setiap Insan Pengayoman memiliki peran dan sumbangsih yang berbeda-beda.
Sementara itu, penyelenggara kegiatan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM, Sri Puguh Budi Utami melaporkan, tujuan doa Kumham untuk Indonesia yaitu agar Indonesia menjadi semakin kuat dan semangat untuk bangkit menuju Indonesia jaya dan sejahtera.
Proses perbaikan layanan menjadi tanggung jawab bersama. Pelibatan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan, agar layanan Kementerian Hukum dan HAM menjadi layanan yang partisipatif, inklusif, dan adaptif.
Baca juga:Kemenkumham Sulsel Evaluasi Dua Desa Sadar Hukum di Bulukumba
Menutup paparannya, Menkumham Yasonna Laoly secara khusus mengajak insan pengayoman Kemenkumham, untuk melakukan pelayanan dengan sepenuh hati dan semangat kebersamaan.
Ia menitip empat pesan untuk menjaga kebersamaan dari setiap anggota dan pimpinan yang akan sangat menentukan kemajuan dan perkembangan Kementerian Hukum dan HAM.
Pertama, adanya sense of belonging terhadap Kemenkumham. Kedua tidak egois, belajar menurunkan ego demi kepentingan bersama. Tiga, kerendahan hati yang akan menghindarkan dari rasa benci, iri hati, dan timbulnya kelompok yang tersegmentasi. Terakhir, semangat kekeluargaan, setiap Insan Pengayoman memiliki peran dan sumbangsih yang berbeda-beda.
Sementara itu, penyelenggara kegiatan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM, Sri Puguh Budi Utami melaporkan, tujuan doa Kumham untuk Indonesia yaitu agar Indonesia menjadi semakin kuat dan semangat untuk bangkit menuju Indonesia jaya dan sejahtera.
Lihat Juga :