Warga Kampung Kranggan Ini Bikin Alat Semprot Disinfektan 162 Meter
Jum'at, 26 Juni 2020 - 01:00 WIB
loading...
A
A
A
Wisnu berharap, konsep Kampung Mandiri dan tangguh ini bisa diterapkan di seluruh RT RW dan perkampungan di Kota Surabaya. Terutama di daerah-daerah zona merah atau kampung-kampung yang banyak warganya terjangkit COVID-19. Penerapan itu diharapkan agar angka positif di Kota Surabaya bisa segera ditekan dan bisa segera turun sebanyak-banyaknya.
Menurutnya, alat penyemprot disinfektan ini tidak hanya bisa digunakan saat pandemi. Namun juga tetap bisa dimanfaatkan ketika sudah selesai pandemi untuk menyejukkan Wilayah sekitar di siang hari dan sore hari.
"Ini juga bisa dimanfaatkan warga untuk alat penyemprotan lingkungan. Bisa dibuat alat penyemprot otomatis bagi tanaman. Ini kan juga bisa sejuk kalau panas gitu, disemprot itu jalanan sejuk debu juga tidak naik ke atas," tandasnya.
Menurutnya, alat penyemprot disinfektan ini tidak hanya bisa digunakan saat pandemi. Namun juga tetap bisa dimanfaatkan ketika sudah selesai pandemi untuk menyejukkan Wilayah sekitar di siang hari dan sore hari.
"Ini juga bisa dimanfaatkan warga untuk alat penyemprotan lingkungan. Bisa dibuat alat penyemprot otomatis bagi tanaman. Ini kan juga bisa sejuk kalau panas gitu, disemprot itu jalanan sejuk debu juga tidak naik ke atas," tandasnya.
(nun)
Lihat Juga :