IPB Cari 2.690 Petani Kakao Luwu Utara untuk Ikut Peningkatan Produktivitas
Kamis, 30 Juni 2022 - 15:19 WIB
loading...
A
A
A
Kedua integritas, di mana mereka harus diberi pemahaman bahwa mereka adalah bagian dari komunitas petani kakao. Ketiga aksesibilitas, di mana mereka akan diberi kemudahan mengakses berbagai platform digitalisasi.
Baca juga: Sekkab Lutra Ikuti Sosialisasi UU Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah
“Yang ditawarkan kepada kami sebagai mitra adalah bagaimana merekrut petani potensial melalui sebuah aplikasi seluler, yaitu e-Cocoa Aplication. Di mana mitra kami lainnya, yaitu IFC dan OFI, sudah memiliki aplikasinya,” kata Titik.
Dosen Dept Sains Komunikasi Pengembangan Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia IPB University ini mengatakan bahwa aplikasi tersebut dapat digunakan petani untuk mengakses berbagai pelatihan via handphone.
“Kami punya staf lokal dan fasilitator desa yang semuanya adalah anak-anak muda lokal, yang punya komitmen mendampingi petani. Jadi, mereka ini yang akan membantu petani supaya mereka dapat mengakses aplikasi tersebut dengan baik,” terangnya.
Titik menyebutkan, ada dua pelatihan yang bisa diakses, yaitu Pelatihan Pemangkasan dan Pemupukan. “Dua kegiatan ini semuanya untuk produkvitas kakao, yaitu pangkas yang baik dan pupuk yang tepat,” imbuhnya.
Baca juga: Sekkab Lutra Ikuti Sosialisasi UU Hubungan Keuangan Pusat dan Daerah
“Yang ditawarkan kepada kami sebagai mitra adalah bagaimana merekrut petani potensial melalui sebuah aplikasi seluler, yaitu e-Cocoa Aplication. Di mana mitra kami lainnya, yaitu IFC dan OFI, sudah memiliki aplikasinya,” kata Titik.
Dosen Dept Sains Komunikasi Pengembangan Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia IPB University ini mengatakan bahwa aplikasi tersebut dapat digunakan petani untuk mengakses berbagai pelatihan via handphone.
“Kami punya staf lokal dan fasilitator desa yang semuanya adalah anak-anak muda lokal, yang punya komitmen mendampingi petani. Jadi, mereka ini yang akan membantu petani supaya mereka dapat mengakses aplikasi tersebut dengan baik,” terangnya.
Titik menyebutkan, ada dua pelatihan yang bisa diakses, yaitu Pelatihan Pemangkasan dan Pemupukan. “Dua kegiatan ini semuanya untuk produkvitas kakao, yaitu pangkas yang baik dan pupuk yang tepat,” imbuhnya.
Lihat Juga :