Lahan Terbatas, Petani Teh di Purwakarta Tingkatkan Produksi dan Kualitas

Kamis, 25 Juni 2020 - 15:43 WIB
loading...
Lahan Terbatas, Petani...
Ahmad Jaenudin, menunjukkan produknya untuk dipasarkan di sekitar Kecamatan Bojong dan Wanayasa yang diolah secara manual dengan perlengkapan sederhana. Foto/SINDOnews/Asep Sup
A A A
PURWAKARTA - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kabupupaten Purwakarta mamksimalkan lahan terbatas untuk mengenjot produksi teh degan mengandalkan sektor perkebunan rakyat dan swasta sebagai penopang produktivitas tersebut.

Data Dispangtan Kabupaten Purwakarta, lahan perkebunan rakyat seluas 4.508 hektare dengan kemampuan produksi sebesar 5.863 ton per tahun. Ditambah sektor swasta seluas 185 hektare yang menghasilkan 120 ton per tahun.

“Dari luasan teh rakyat ada yang sudah memiliki sertifikat teh organik yaitu untuk jenis teh gelang, teh gelang jabrug, white tea dan powder tea. Dengan adanya sertifikat ini, tentunya bukan hanya produksi yang digenjot, melainkan juga kualitas,” ungkap Kepala Dispangtan Kabupaten Purwakarta, Agus Rachlan Suherlan kepada SINDONEWS, Kamis (25/6/2020).

Terlebih, lanjut dia, bidikannya bukan sekadar pasar domestik, melainkan juga bisa tembus ke mancanegara.

Selama ini dua kelompok petani (poktan) teh menjadi memiliki andil cukup besar dalam produktivitas dan kualitas teh di Purwakarta, antara lain Poktan Teh Organik Sindangpanon, Kecamatan Bojong dan Poktan Teh Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Amanat Petani Tembakau...
5 Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara di Tengah Penyimpangan Pita Cukai
Menguak Tabir Hubungan...
Menguak Tabir Hubungan Rahasia Kerajaan Nusantara dan Kesultanan Persia: Diplomasi Rempah yang Mengubah Wajah Indonesia!
Raja Singasari Kertanagara...
Raja Singasari Kertanagara Pencetus Penyatuan Nusantara yang Gemar Jalankan Ritual Tantrayana
Infrastuktur Hidrogen...
Infrastuktur Hidrogen Hijau Kunci Wujudkan Dekarbonisasi Transportasi
Majelis Adat Kerajaan...
Majelis Adat Kerajaan Nusantara Dukung Pembangunan Nasional
Kekuasaan hingga Semenanjung...
Kekuasaan hingga Semenanjung Melayu Buat Kerajaan Sriwijaya Jadi Poros Perdagangan Internasional
Pangan Lokal Tergerus...
Pangan Lokal Tergerus Modernisasi, Pakar Dorong Literasi Pangan Nusantara
Kolaborasi Budaya Nusantara...
Kolaborasi Budaya Nusantara untuk Pemberdayaan Perempuan dan Penguatan UMKM
Waka BRIN Sebut Pentingnya...
Waka BRIN Sebut Pentingnya Kesetaraan Peradaban Nusantara dengan China
Rekomendasi
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Penalti Mbappe Ditolak,...
Penalti Mbappe Ditolak, Wasit Piala Dunia 2026 Dicap Arogan
Berita Terkini
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved