Ratusan Warga Geruduk Polsek Balige, Tuntut Pengusutan Kasus Penculikan Anak

Sabtu, 25 Juni 2022 - 17:12 WIB
loading...
Ratusan Warga Geruduk Polsek Balige, Tuntut Pengusutan Kasus Penculikan Anak
Ratusan warga mendatangi kantor Polsek Balige, untuk memastikan penangkapan pelaku penculikan anak. Foto/iNews TV/Aries Fernando Manalu
A A A
TOBA - Ratusan warga menggeruduk kantor Polsek Balige. Mereka ingin memastikan proses penyelidikan terhadap dugaan penculikan anak, berjalan dengan baik. Penculikan anak itu dituduhkan kepada seorang pria tanpa pekerjaan tetap, bernama Andi Frans Nababan.

Baca juga: Diculik dan Dianiaya, Siswa SMP di Gunungkidul Dipaksa Mengaku Curi Tabung Gas

Dugaan penculikan anak itu terjadi di wilayah Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Massa sempat memukuli Andi Frans Nababan, hingga akhirnya polisi berupaya menyelamatkannya ke Polsek Balige.



Andi Frans Nababan dituduh menculik anaknya sendiri. Diduga pelaku mengalami depresi berat. Polisi akhirnya membubarkan massa yang memadati kantor Polsek Balige, agar tidak terjadi kekacauan.

Baca juga: Sampai Hati Bunuh dan Buka Celana Ibu Kandung, Jamal Mirdat: Saya Kesal Sering Dimarahi

Kanit reskrim Polsek Balige, Ipda Jefriadi Silaban membenarkan adanya laporan dari warga tentang kasus penculikan anak tersebut. "Kami telah menangkap pelaku, karena sempat dipukuli massa," ungkapnya.

Setelah menjalani pemeriksaan di Polsek Balige, pelaku yang diduga menculik anak kandungnya sendiri tersebut, dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Toba.

Baca juga: BREAKING NEWS! Bus Pariwisata Terjun ke Jurang di Tasikmalaya, 3 Tewas di Tempat

Istri Nanda Frans Nababan, Magda Boru Sagala menjelaskan, suaminya memang mengalami depresi. "Suami saya mengalami depresi, karena tidak memiliki pekerjaan tetap, dan kebutuhan biaya semakin tinggi, termasuk untuk sekolah anak saya," ungkapnya.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1463 seconds (10.55#12.26)