Diduga Terkena Antraks, Dua Ekor Sapi Milik Warga Mati Mendadak

Kamis, 23 Juni 2022 - 16:56 WIB
loading...
Diduga Terkena Antraks,...
Diduga terkena antraks, dua ekor sapi milik warga di desa Marumpa, Kecamatan Mandai, Maros, Sulawesi Selatan mendadak mati. Foto: Sindonews/Najmi Limonu
A A A
MAROS - Diduga terkena antraks, dua ekor sapi milik warga di desa Marumpa, Kecamatan Mandai, Maros, Sulawesi Selatan mendadak mati. Dua ekor sapi yang mati itu hanya berselang tiga pekan dan ditemukan sudah dalam kondisi kaku.

Mendapatkan laporan itu, petugas dari Puskeswan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros, turun melakukan pemeriksaan. Mereka mengambil sejumlah sampel, seperti tanah dan potongan telinga dari bangkai sapi tersebut.

Baca Juga: Balai Veteriner dan Pemkab Maros Kerja Sama Tangani Antraks

"Untuk sementara karena sapi yang kami dapati sudah lewat dua hari badannya sudah membengkak semua. Jadi kami ambil sampel dulu berupa tanah dan potongan telinga," ujar drh Nana Juwita kepada wartawan saat mengambil sampel sapi yang mati, Kamis, (23/6/2022).

Meski hasilnya belum diketahui, namun petugas dari Puskeswan ini mencurigai kematian sapi secara mendadak ini mengarah ke antraks. Mengingat daerah Marumpa merupakan kawasan endemik antraks.

Dia menuturkan, seluruh sampel yang diambil oleh petugas ini, nantinya akan dibawa ke laboratorium Balai Veteriner Maros untuk dilakukan pengujian guna memastikan penyebab dari kematian dua ekor sapi itu.

“Jadi kami ambil dulu sampelnya karena inikan sudah ditemukan mati dua hari lalu. Kita akan bawa ke laboratorium untuk diuji. Kita tunggu dua sampai tiga hari ke depan untuk hasil pengujian,” lanjutnya.

Sementara itu, pemilik sapi Hanapiah mengaku, kedua sapinya itu dalam keadaan baik-baik saja sebelum ditemukan mati. Tak ada sama sekali tanda-tanda jika sapinya itu sakit. Namun, dua bulan sebelum kejadian, satu ekor sapinya memang pernah sakit dan tak bisa jalan.

“Sehat-sahat saja. Pernah memang sakit, tapi itu sudah lama sekali. Ada sekitar 2 bulan lalu, itu dia tidak bisa berdiri. Tapi habis itu sehat dan normal,” ujar Hanapiah.

Baca Juga: Bakteri Berbahaya Antraks Terdeteksi di Rusia Selatan, 1 Orang Terjangkit

Awalnya, pemilik sapi itu curiga jika kedua ekor sapi miliknya itu sengaja diracuni oleh orang lain. Namun dari tanda-tandanya, sapi itu tidak mengeluarkan busa sama sekali saat ditemukan mati.

“Tidak ada busa dimulutnya waktu mati. Kita curiga itu diracun atau kena PMK. Tapi mudah-mudahan bukanlah,” ujarnya.

Sejak dulu, sejumlah warga di wilayah itu memang banyak yang beternak sapi. Hanya saja, sapi-sapi mereka tidak dikandangkan dan hanya dilepas begitu saja. Petugas Kesehatan hewan juga mengaku terkendala melakukan pemeriksaan rutin karena warga kurang memperhatikan kondisi ternak mereka.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PB IKA PMII Terima Bantuan...
PB IKA PMII Terima Bantuan Sapi Presiden, Salurkan 5.000 Paket Daging Ramah Lingkungan
Partai Perindo Sultra...
Partai Perindo Sultra Kurban 5 Sapi, Ferry Irawan: Bentuk Kepedulian kepada Masyarakat
Antisipasi Risiko Geopolitik...
Antisipasi Risiko Geopolitik Global, BUMD Jakarta Percepat Impor 7.500 Sapi
Mahasiswa STIK Sumbang...
Mahasiswa STIK Sumbang 70 Ekor Sapi untuk Tradisi Meugang di Aceh
Harga Daging Sapi di...
Harga Daging Sapi di Jakarta Dipastikan Terjangkau
Perkuat Pasokan Daging...
Perkuat Pasokan Daging Jakarta, Dharma Jaya Impor 7.500 Sapi
Istana soal Polemik...
Istana soal Polemik 1.098 Sapi Kurban Presiden: Bantuan Pemerintah ke Masyarakat
Prabowo Bakal Beri Bantuan...
Prabowo Bakal Beri Bantuan Khusus Sapi untuk Tradisi Meugang di Aceh
Realisasi Impor Sapi...
Realisasi Impor Sapi Perah Baru 11.500 Ekor hingga September 2025
Rekomendasi
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Terima Penghargaan MURI Kartini atas Konser Tehillim - The Heart of Worship
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
Infografis
2 Warga Palestina Ditembak...
2 Warga Palestina Ditembak Mati Militer Israel di Tepi Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved