Pemilik Warung Tegal di Prabumulih Bertahan di Tengah Meroketnya Harga Cabai dan Sayuran

Minggu, 19 Juni 2022 - 09:11 WIB
loading...
Pemilik Warung Tegal di Prabumulih Bertahan di Tengah Meroketnya Harga Cabai dan Sayuran
Kenaikan harga cabai dan sayuran berdampak besar terhadap para pelaku usaha rumah makan di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. Foto/iNews TV/Berrie Brima
A A A
PRABUMULIH - Harga cabai dan sayuran yang terus mengalami lonjakan, berdampak besar terhadap para pelaku usaha kuliner di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. Di tengah gempuran harga tersebut, pemilik usaha Warung Tegal (Warteg) di Kota Prabumulih, mencoba tetap bertahan.

Baca juga: Harga Cabai Melonjak Tajam, Bibitnya Kini Laris Manis

Upaya mempertahankan usaha kuliner di tengah gempuran kenaikan harga cabai dan kebutuhan pokok tersebut, salah satunya dilakukan Rianti. Pemilih Wartegdi Jalan Melati Kelurahan Muara II, Kecamatan Prabumulih Timur ini, tetap menjual makanannya serba Rp10 ribu.



"Kami harus memutar otak untuk menyiasati kondisi kenaikan harga-harga kebutuhan pokok ini, utamanya kenaikan harga cabai dan sayuran. Kami masih berusaha untuk bertahan, agar pelanggan tidak pergi" ungkap Rianti.

Baca juga: Ditanya Dukungan Capres, Ganjar Pranowo: Bu Mega Orang Tua Saya

Dia kawatir apabila harga makanan di warungnya dinaikkan, maka para pelanggan akan beralih ke tempat lain. Upaya mempertahankan harga makanan ini sangat tidak mudah, karena saat ini harga cabai dan sayuran naiknya bisa mencapai 100-300 persen.

Pemilik Warung Tegal di Prabumulih Bertahan di Tengah Meroketnya Harga Cabai dan Sayuran


Kenaikan harga cabai dan sayuran di Kota Prabumulih, terjadi sejak dua minggu terakhir. Harga cabai yang biasanya Rp30 ribu per kg, kini bisa mencapai Rp80 ribu-100 ribu per kg. Harga sawi yang biasanya Rp3.000 per kg, kini naik Rp10 ribu-13 ribu per kg.

Baca juga: Spirit 7 Tahun Partai Perindo Sumut, Kader dan Pengurus di Labuhanbatu Bertekat Menang Pemilu 2024

Rianti mengaku, baru akan menaikan harga makanan di warungnya, jika harga cabai dan sayuran ini tidak turun hingga bulan Agustus. "Kami berharap, pemerintah dapat segera menyetabilkan harga agar perekonomian terus berlanjut," tuturnya.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1993 seconds (10.101#12.26)