alexametrics

Labfor Polda Jatim Selidiki Penyebab Kebakaran Toko Pakaian di Mojokerto

loading...
Labfor Polda Jatim Selidiki Penyebab Kebakaran Toko Pakaian di Mojokerto
Penyidik Labfor Polda Jatim mengambil sampel di lokasi kebakaran toko Baju Anda Fashion di Kota Mojokerto.Foto/SINDOnews/Tritus Julan.
A+ A-
MOJOKERTO - Tim Laboratorium forensik (Labfor) Polda Jatim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Toko Baju Anda Fashion Kota Mojokerto yang terbakar. Di lokasi ini, petugas mengambil sampel guna mengungkap penyebab kebakaran itu.

Beberapa barang bukti yang diamankan yakni berupa abu sisa kebakaran. Abu tersebut diambil dari titik lokasi yang diperkirakan menjadi awal mula sumber api yang menghanguskan toko pakaian di jalan Letkol Sumarjo Nomor 91-93, Kelurahan Purwotengah, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto pada Minggu (21/6) dinihari itu.

Pantauan di lokasi, olah TKP ini dilakukan tim Labfor Polda Jatim bersama satuan Inafis Polres Kota (Polresta) Mojokerto. Selain mengambil sampel abu bekas kebakaran, petugas juga mendatangkan para pemilik toko dan karyawan untuk dimintai keterangan seputar peristiwa tersebut.

(Baca juga:Kantor DPKP Kota Mojokerto Disatroni Maling, Tas Berisi Laptop Raib)



"Hasil sementara tim masih berupaya melakukan penyelidikan dengan membawa sampel berupa abu bekas bakaran yang diambil di bagian toko depan sebalah kiri," ungkap Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP Sidik Efendi saat dikonfirmasi awak media, Rabu (23/6/2020).

Disampaikan Sodik, sampel abu yang diambil penyidik Labfor Polda Jatim ini, merupakan lokasi awal munculnya titik api. Dari titik tersebut, api kemudian merembet dan membakar seluruh isi toko dan bangunan lantai tiga tersebut. Abu bekas kebakaran itu nantinya akan dilakukan uji laboratorium guna menyingkap misteri penyebab kebakaran.



"Jadi, hasil dugaan sementara. Sejauh ini kami masih belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran itu. Sebab kami juga masih menunggu hasil dari penyelidikan tim Labfor Polda Jatim," tambahnya.

(Baca juga:Pilkada Calon Tunggal Kecelakaan Sejarah, Tak Boleh Terulang)

Namun demikian, dalam kasus ini, pihaknya telah memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. Setidaknya, ada enam orang saksi yang sudah diperiksa penyidik. Mulai dari karyawan, hingga pemilik toko. Selain itu juga beberapa orang yang mengetahui awal mula kebakaran toko dan gudang pakaian milik Bambang Casandra itu.

"Ada beberapa orang saksi yang memang sudah kita periksa. Tapi untuk kesimpulannya kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," tandas Sodik.

Kebakaran terjadi di toko ini Minggu (2/6) dini hari. Sebuah toko pakaian dan gudang milik Bambang Casandra di Jalan Letkol Sumarjo, Kecamatan Magersari, ludes tak tersisa. Akibat kebakaran ini, kerugian ditaksir mencapai Rp6 miliar.

Besarnya kobaran api membuat warga sekitar panik. Enam mobil pemadam kebakaran didatangkan ke lokasi guna memadamkan amukan si jago merah. Petugas terpaksa menjebol pintu depan toko dengan menarik menggunakan mobil pemadam untuk bisa menyemprotkan air lantaran kondisi pintu yang terkunci.

Roy anak pemilik toko mengatakan, kepulan asap pertama kali terlihat dari bagian tengah bangunan toko. Dari situ, kemudian api terus membesar dan merambat ke dalam. Saat kebakaran pemilik toko dan salah satu karyawan berada di dalam. Beruntung saat itu, ia bergegas ke lokasi dan menyelamatkan keduanya. Sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
(msd)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak