Dekranasda Luwu Pamerkan Batik dan Kerajinan Dari Limbah di Sulsel Craft 2022
Selasa, 07 Juni 2022 - 09:49 WIB
loading...
Dekranasda Kabupaten Luwu, mengikuti pameran dan konferensi produk kerajinan dan perhiasan pada Sulsel Craft 2022. Foto/Istimewa
A
A
A
BELOPA - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Luwu , mengikuti pameran dan konferensi produk kerajinan dan perhiasan Kawasan Indonesia Timur pada Sulsel Craft 2022 yang digelar tanggal 5-8 Juni 2022 di Hotel Four Point by Sheraton.
Dekranasda Kabupaten Luwu menampilkan lima motif batik baik dalam bentuk kain maupun yang telah berbentuk pakaian jadi, serta sejumlah kerajinan tangan yang berbahan rumput (lito) dan limbah jagung.
Baca Juga: Enam Cabang Olahraga di Luwu Siap Hadapi Popda Sulsel
Dalam pameran ini, Ketua Dekranasda Luwu, Hayarna Hakim, hadir sejak hari pertama pameran untuk memastikan penataan dan produk yang ditampilkan telah sesuai.
Kepada pengunjung, istri Bupati Luwu ini menjelaskan, baju batik yang ditampilkan merupakan hasil rancangan desainer binaan Dekranasda Luwu.
Mereka, empat orang yang telah diikutkan pelatihan di Semarang selama tiga bulan, diasah kembali untuk membuat pakaian berbahan Batik Luwu.
"Fokus kita dalam pameran ini bagaimana menggaungkan produk lokal. Batik Luwu yang kita pamerkan juga menunjukkan identitas kebudayaan Luwu dari lima motifnya," jelas Hayarna.
Dekranasda Kabupaten Luwu menampilkan lima motif batik baik dalam bentuk kain maupun yang telah berbentuk pakaian jadi, serta sejumlah kerajinan tangan yang berbahan rumput (lito) dan limbah jagung.
Baca Juga: Enam Cabang Olahraga di Luwu Siap Hadapi Popda Sulsel
Dalam pameran ini, Ketua Dekranasda Luwu, Hayarna Hakim, hadir sejak hari pertama pameran untuk memastikan penataan dan produk yang ditampilkan telah sesuai.
Kepada pengunjung, istri Bupati Luwu ini menjelaskan, baju batik yang ditampilkan merupakan hasil rancangan desainer binaan Dekranasda Luwu.
Mereka, empat orang yang telah diikutkan pelatihan di Semarang selama tiga bulan, diasah kembali untuk membuat pakaian berbahan Batik Luwu.
"Fokus kita dalam pameran ini bagaimana menggaungkan produk lokal. Batik Luwu yang kita pamerkan juga menunjukkan identitas kebudayaan Luwu dari lima motifnya," jelas Hayarna.
Lihat Juga :