Terobos Palang Pintu dengan Motor, Buruh Paruh Baya Tewas Ditabrak Kereta Jakarta-Cirebon

Senin, 06 Juni 2022 - 13:49 WIB
loading...
Terobos Palang Pintu dengan Motor, Buruh Paruh Baya Tewas Ditabrak Kereta Jakarta-Cirebon
Ilustrasi kecelakaan pemotor. Foto: Istimewa
A A A
KARAWANG - Perlintasan kereta api di Jalan Tuparev, kembali menelan korban. Seorang pria, RD (50) tewas seketika setelah disambar kereta.

Korban saat kejadian mengendarai motor dan menerobos palang pintu kereta yang sudah tertutup. Tiba-tiba kereta dari arah Jakarta menuju Cirebon langsung menabrak korban.

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, korban RD merupakan buruh harian lepas. Dia datang dari arah arah bundaran Mall Ramayana melawan arus jalur sebelah kanan.

Baca juga: Balita Tewas Mengenaskan usai Mobilnya Ditabrak Kereta Api

Meski palang pintu kereta sudah ditutup, namun karena korban dari jalur sebelah kanan sehingga tidak terhalang palang pintu kereta.

Kemudian korban saat akan menyeberang rel masuk kejalur kiri jalan, namun tiba-tiba kereta dari arah Jakarta datang dan menabrak korban.

"Orangnya langsung terpental dan motornya keseret kereta," kata Nurjaya, pengendara motor yang juga sedang menunggu kereta, Senin (6/6/2022).

Baca: Abaikan Peringatan, Mobil Pikap Ditabrak Kereta Api di Tulungagung

Menurut Nurjaya, pengguna jalan yang menyaksikan peristiwa kecelakaan tersebut berteriak saat kereta melindas korban dan terpental sejauh kira-kira 10 meter dari lokasi kejadian.

Kemudian, pengendara dan juga warga yang ada disekitar rel kereta membantu mengevakuasi korban. "Lukanya parah sekali dan meninggal di tempat," katanya.

Perlintasan kereta di Jalan Tuparev sering terjadi peristiwa kecelakaan kereta. Kebanyakan pengendara motor nekat menerobos meski palang pintu kereta sudah tertutup.

Kebanyakan mereka mengambil jalur melawan arus agar bisa menghindar pintu kereta. Hampir setiap hari pengguna jalan yang melawan arus itu dibiarkan melanggar lalulintas hingga banyak kejadian kecelakaan.
(san)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2895 seconds (11.97#12.26)