Ini Identitas 4 Orang yang Tewas Tertabrak Kereta Fajar Utama di Karawang
Minggu, 22 September 2024 - 13:23 WIB
loading...
Tragedi kecelakaan kereta api yang merenggut nyawa empat orang terjadi di Kampung Daringo, Desa Pangulah Selatan, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Karawang. Foto: iNews TV/Rudi Setiawan
A
A
A
KARAWANG - Tragedi kecelakaan kereta api yang merenggut nyawa empat orang terjadi di Kampung Daringo, Desa Pangulah Selatan, Kecamatan Kota Baru, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (22/9/2024) pukul 07.00 WIB.
Keempat korban tewas di tempat akibat luka parah setelah ditabrak kereta api Fajar Utama jurusan Cirebon-Jakarta. Salah satu korban, seorang anak kecil, ditemukan tewas dengan tersangkut di badan kereta hingga terbawa hingga daerah Patokbeusi, Subang.
Baca juga: Pria di Bojonegoro Tewas Ditabrak Kereta Blambangan Tinggalkan Surat Wasiat, Ini Isinya
Menurut kesaksian Karya, kejadian tragis ini terjadi saat korban sedang bermain di rel kereta usai berolahraga. “Korban dua orang dewasa dan dua anak-anak, yang diperkirakan masih berusia sekitar 7 tahun,” kata Karya di lokasi kejadian.
Ketika kereta Fajar Utama melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Cirebon menuju Jakarta, para korban tidak sempat menyelamatkan diri. Salah satu korban dewasa, Sahaman (65), berusaha menyelamatkan kedua anak, namun akhirnya ikut menjadi korban dalam insiden ini.
Keempat korban tewas di tempat akibat luka parah setelah ditabrak kereta api Fajar Utama jurusan Cirebon-Jakarta. Salah satu korban, seorang anak kecil, ditemukan tewas dengan tersangkut di badan kereta hingga terbawa hingga daerah Patokbeusi, Subang.
Baca juga: Pria di Bojonegoro Tewas Ditabrak Kereta Blambangan Tinggalkan Surat Wasiat, Ini Isinya
Menurut kesaksian Karya, kejadian tragis ini terjadi saat korban sedang bermain di rel kereta usai berolahraga. “Korban dua orang dewasa dan dua anak-anak, yang diperkirakan masih berusia sekitar 7 tahun,” kata Karya di lokasi kejadian.
Ketika kereta Fajar Utama melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Cirebon menuju Jakarta, para korban tidak sempat menyelamatkan diri. Salah satu korban dewasa, Sahaman (65), berusaha menyelamatkan kedua anak, namun akhirnya ikut menjadi korban dalam insiden ini.
Lihat Juga :